Tesis
Evaluasi Faktor-Faktor Penentu Efektivitas Transaction-Based Post-Clearance Audit Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok
Evaluation of the Determinant Factors Affecting Transaction-Based Post-Clearance Audit Effectiveness: A Case Study at Prime Customs and Excise Office Type A Tanjung Priok
Pengarang:
Agung Nurwanto - ; Yulianti (Pembimbing/Promotor) - ; Tubagus Muhammad Yusuf Khudri (Penguji) - ; Panggah Tri Wicaksono (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus yang mengevaluasi faktor-faktor penentu efektivitas kegiatan penelitian ulang, suatu kegiatan audit kepabeanan berbasis transaksi yang dilakukan di KPUBC Tipe A Tanjung Priok. Evaluasi dilakukan atas kelompok faktor regulasi, dukungan manajemen puncak, kualitas penelitian ulang, pemeriksa bea dan cukai, serta sistem informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis konten terarah terhadap data dan dokumen yang tersedia pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta hasil wawancara dengan sejumlah anggota tim penelitian ulang di KPUBC Tipe A Tanjung Priok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh faktor yang dievaluasi memengaruhi efektivitas penelitian ulang, baik secara langsung maupun tidak langsung, kecuali untuk faktor ketersediaan mekanisme penjaminan kualitas pada kelompok faktor kualitas penelitian ulang. Hal tersebut dikarenakan mekanisme penjaminan kualitas yang dilakukan di KPUBC Tipe A Tanjung Priok hanya bersifat administratif dan belum memberikan pengaruh terhadap efektivitas kegiatan penelitian ulang. Dalam implementasinya, kegiatan penelitian ulang di KPUBC Tipe A Tanjung Priok menghadapi sejumlah kendala, yakni adanya kegiatan yang dilakukan di lapangan namun belum diatur dalam regulasi terkait penelitian ulang, perangkat komputer untuk pengolahan data pada tahap perencanaan belum memadai, program peningkatan kompetensi yang belum dirasakan manfaatnya, kurangnya personel pada tim penelitian ulang, serta sistem administrasi yang masih dilakukan secara manual.