Logo

Pusat Sumber Belajar FEB UI

  • FAQ
  • Berita
  • Rooms
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
  • Search
  • Google
  • Advanced Search
*sometimes there will be ads at the top, just scroll down to the results of this web
No image available for this title

Text

Analisis deal payment dan structur kepemilikan bank terhadap usulan rencana megamerjer bank BUMN Indonesia : (studi kasus : PT Bank Negara Indonesia Tbk)

Junino Jahja (Pembimbing/Promotor) - ; Sarah Marina Gultom - ;

Indonesia akan segera menghadapi MEA dan sektor keuangan merupakan salah satu sektor yang terpengaruh dan harus dapat bersaing di MEA. Sektor keuangan yang paling dominan di Indonesia adalah Industri Perbankan. Oleh karena itu, Pemerintah memiliki rencana untuk melakukan megamerjer dua bank BUMN besar Indonesia, Bank Mandiri sebagai perusahaan bidder dan BNI sebagai perusahaan target. Penelitian ini akan difokuskan kepada analisis deal payment, struktur kepemilikan bank yang baru, dan hal-hal apa yang perlu diperhatikan demi kesuksesan megamerjer. Hasil penilaian megamerjer yang terjadi antara Bank Mandiri dan BNI pada seluruh skenario memiliki nilai sinergi yang positif yaitu sebesar Rp 1.103,482 Triliun untuk skenario pertama, Rp 7,543 Triliun untuk skenario kedua dan Rp 823,892 Triliun untuk skenario ketiga. Dari ketiga skenario tersebut, diperoleh kesimpulan mengenai Alternatif pembiayaan merjer yang terdiri atas cash dan stock, yang apabila hendak membeli 50% kepemilikan dari BBNI memiliki nilai transaksi sebesar Rp 65,270 Triliun. Dengan jumlah pembayaran tersebut, shareholder BBNI akan menerima 2,78% dari perusahaan setelah merjer pada skenario I, menerima 5,26% pada skenario II, dan 3,16% pada skenario III. Analisis terhadap bobot kepemilikan bank pada scenario I dan III menunjukkan bahwa sesudah merjer bobot kepemilikan majority shareholder dan minority shareholder tidak mengalami perubahan, sedangkan pada skenario II kepemilikan majority shareholder mengalami penurunan dari 60% menjadi 57% dan minority shareholder mengalami peningkatan dari 40% menjadi 43%. Hasil ini menunjukkan bahwa tidak terjadi ekspropriasi terhadap minority shareholder.Ada tabel


Ketersediaan

Call NumberLocationAvailable
T 018/15PSB lt.2 - Karya Akhir1
PenerbitJakarta: Program Studi Magister Manajemen FEUI 2015
Edisi-
SubjekCorporate finance
Financing
Shareholder
Ownership structure
Corporate mergers and acquisition
Banking industry
ISBN/ISSN-
Klasifikasi-
Deskripsi Fisikxv, 136 p. : il. ; 30 cm.
Info Detail Spesifik-
Other Version/RelatedTidak tersedia versi lain
Lampiran BerkasTidak Ada Data

Pencarian Spesifik
Where do you want to share?