Logo

Pusat Sumber Belajar FEB UI

  • FAQ
  • Berita
  • Rooms
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
  • Search
  • Google
  • Advanced Search
*sometimes there will be ads at the top, just scroll down to the results of this web
No image available for this title

Text

Analisis pengaruh tingkat pengungkapan laporan keuangan interim terhadap pengembalian saham perusahaan di Bursa Efek Jakarta diajukan oleh Ely Sulyana

Sulyana, Ely - ;

Laporan keuangan interim merupakan salah satu informasi yang beredar di pasar yang relevan bagi investor dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini mencoba mengamati pengaruh dari pengungkapan laporan keuangan interim, earnings dan variabilitas pengembalian saham terhadap harga saham perusahaan-perusahaan yang sahamnya aktif di perdagangkan di BEJ. Sampel diambil dari 73 perusahaan yang sahamnya aktif diperdagangkan di BEJ selama tahun 2000 sampai dengan tahun 2002. Sampel dibagi ke dalam dua kelompok yaitu kelompok dengan data ekstrim dan kelompok tanpa data ekstrim. Kedua kelompok sampel tersebut kemudian diuji dengan menggunakan regresi linear berganda antara Cumulative Abnormal Returns selama 31 hari dengan unexpected earnings, tingkat pengungkapan laporan keuangan interim, variabilitas pengembalian saham, interaksi antara unexpected earnings dengan tingkat pengungkapan laporan keuangan interim serta interaksi antara unexpected earnings dengan variabilitas pengembalian saham. Dari hasil analisa regresi linier berganda, diperoleh bukti bahwa semakin tinggi tingkat pengungkapan laporan keuangan interim maka tingkat pengembalian saham juga semakin tinggi. Hal ini terlihat dari nilai koefisien tingkat pengungkapan laporan keuangan interim yang bernilai positif dan signifikan. Pada penelitian ini juga diperoleh bukti bahwa earnings yang dilaporkan pada laporan keuangan interim memiliki hubungan positif dengan reaksi pasar. Dengan kata lain, semakin tinggi earnings maka semakin tinggi juga reaksi pasar dan sebaliknya. Penelitian ini juga menemukan bahwa variabilitas pengembalian saham memiliki hubungan yang negatif dengan tingkat pengembalian saham. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa peningkatan atau penurunan variabilitas pengembalian saham akan menyebabkan penurunan atau kenaikan tingkat pengembalian saham. Selain itu penelitian ini menemukan bukti bahwa tingkat pengungkapan laporan keuangan dapat membantu menjadikan saham lebih bernilai pada saat unexpected earnings positif. Sebaliknya pada saat earnings menurun, pengungkapan laporan keuangan interim dapat membantu mendongkrak nilai saham. Berdasarkan hasil temuan pada penelitian ini, dapat disimpulkan beberapa hal yaitu : 1. Terdapat hubungan positif antara tingkat pengungkapan laporan keuangan interim dengan reaksi pasar. 2. Terdapat hubungan positif antara earnings dengan reaksi pasar. 3. Terdapat hubungan negatif antara variabilitas pengembalian saham dengan reaksi pasar. 4. Tingkat laporan keuangan interim memiliki pengaruh positif terhadap earnings response coefficient dan interaksi antara keduanya memiliki hubungan positif dengan reaksi pasar. 5. Variabilitas pengembalian saham tidak mempengaruhi earnings response coefficient dan interaksi antara keduanya tidak memiliki hubungan dengan reaksi pasar. Berdasarkan simpulan diatas, dapat dikatakan bahwa secara umum perusahaan dapat membuat saham mereka lebih bernilai dengan cara menaikkan earnings mereka atau menaikkan tingkat pengungkapan laporan keuangan. Kenaikan tingkat pengungkapan laporan keuangan juga akan membantu saham menjadi lebih bernilai saat earnings yang dilaporkan mengalami penurunan. Ada tabel


Ketersediaan

Call NumberLocationAvailable
T 179/05PSB lt.2 - Karya Akhir1
PenerbitJakarta: Magister Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia 2005
Edisi-
SubjekStock exchange
ISBN/ISSN-
Klasifikasi-
Deskripsi Fisikvi, 67 p. 28 cm & lamp.
Info Detail Spesifik-
Other Version/RelatedTidak tersedia versi lain
Lampiran BerkasTidak Ada Data

Pencarian Spesifik
Where do you want to share?