Logo

Pusat Sumber Belajar FEB UI

  • FAQ
  • Berita
  • Rooms
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
  • Search
  • Google
  • Advanced Search
*sometimes there will be ads at the top, just scroll down to the results of this web
No image available for this title

Text

Analisis implementasi atas kewajiban perpajakan pada perusahaan Asuransi Jiwa Indonesia studi kasus PT XY, Tbk. diajukan oleh Drajat Setiharso

Setiharso, Drajat - ;

Kepentingan negara dan kepentingan perusahaan sepintas berbenturan. Negara berkepentingan pembayaran dan pelaporan kewajiban perpajakan secara benar. Perusahaan berkepentingan meningkatkan owner?s wealth, sehingga ada dorongan untuk meminumkan pembayaran pajak. Manajemen perpajakan memberikan jalan kepada perusahaan untuk tujuan tersebut. Aspek ? aspek yang dipertimbangkan dan menjadi tujuan dalam manajemen perpajakan meliputi aspek perpajakan (tax items ) dan aspen non perpajakan (non tax items ). Perusahaan asuransi jiwa, PT. XY, Tbk merupakan contoh kasus yang menghadapi masalah tersebut. Oleh karena itu, menarik untuk menganalisis implementasi atas kewajiban perpajakan PT. XY, Tbk. Secara umum, kegiatan perusahaan dibagi menjadi 3 (tiga ), yaitu kegiatan operasional ( operating activities), kegiatan investasi ( investing activities ), dan kegiatan pendanaan ( financing activities ). Analisis implementasi atas kewajiban perpajakan PT. XY, Tbk dilakukan terhadap ketiga jenis kegiatan untuk tahun pajak 2003. Analisis implikasi atas kewajiban perpajakan untuk aktivitas operasional menunjukan bahwa ketentuan perpajakan sudah mengatur secara jelas perlakuan perpajakan terhadap pendapatan dan beban yang timbul pada aktivitas rutin perusahaan. Oleh karena itu, untuk meminimumkan beban pajak, perusahaan dapat melakukan teknik tax compliance dan teknik menangani pemeriksaan pajak yang baik. Analisis implikasi atas kewajiban perpajakan untuk aktivitas investasi menunjukan bahwa ketentuan perpajakan sudah mengatur secara jelas perlakuan perpajakan terhadap penghasilan yang diperoleh dari aktivitas investasi. Untuk meningkatkan laba, perusahaan harus mempertimbangkan aspek pajak (tax items) dan aspek non Pajak (non tax items) dalam menentukan kebijakan investasi. Pada tahun 2003, perusahaan memperoleh hasil investasi yang sangat bagus sehingga mendongkrak laba perusahaan. Analisis implikasi atas kewajiban perpajakan untuk aktivitas pendanaan menunjukan bahwa aspek pajak (tax items) dan/atau aspek non pajak (non tax items) menjadi tujuan kebijakan aktivitas pendanaan. Pada tahun 2003, aktivitas pendanaan dapat mencapai tujuan yang diinginkan perusahaan. Ada tabel


Ketersediaan

Call NumberLocationAvailable
T 200/05PSB lt.2 - Karya Akhir1
PenerbitJakarta: Magister Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia 2005
Edisi-
SubjekLife insurance
Taxation
ISBN/ISSN-
Klasifikasi-
Deskripsi Fisik150 p. diagr. 28 cm & lamp.
Info Detail Spesifik-
Other Version/RelatedTidak tersedia versi lain
Lampiran BerkasTidak Ada Data

Pencarian Spesifik
Where do you want to share?