Text
Sewa Guna Usaha merupakan alternatif pembiayaan investasi yang sedang berkembang pesat di Indonesia. Pemerintah Indonesia mengatur usaha ini terpisah dari Usaha Perbankan, yaitu melalui perusahaan lembaga pembiayaan yang bidang usahanya meliputi Sewa Guna Usaha, Anjak Piutang, Modal Ventura, Pembiayaan Konsumen dan Kartu Kredit. Dari studi yang dilakukan pada PT. Bumiputera Bot Finance, suatu perusahaan pembiayaan yang 60;sahamnya dimiliki oleh salah satu anak perusahaan Bank of Tokyo, diketahui bahwa sampai dengan tahun 1995 perusahaan ini masih mengandalkan pada pinjaman jangka pendek dalam membiayai investasinya. Dimana investasi terhadap barang modal yang dilakukan oleh PT. Bumiputera Bot Finance berkisar antara 2 sampai dengan 3 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa strategi bersaing dalam menentukan tingkat bunga yang ditawarkan pada nasabah berdasarkan faktor eksternal dan faktor internal. Dimana faktor eksternal meliputi faktor ekonomi, politik, sosial dan tehnologi sedangkan faktor internal meliputi tingkat suku bunga pinjaman, resiko, biaya overhead dan keuntungan yang diharapkan oleh perusahaan (expected profit). Dimana faktor yang dominan dari kondisi Internal adalah tingkat bunga dan expected return yang diharapkan perusahaan serta biaya overhead perusahaan. Sedangkan faktor yang dominan dari kondisi eksternal adalah faktor ekonomi. Dari hasil penelitian mengenai kecenderungan tingkat bungan pinjaman, tingkat spread serta tingkat bunga yang ditawarkan pada nasabah dapat dilihat bahwa dalam menentukan tingkat bunga pinjaman pada nasabah, perusahaan tidak selamanya mengikuti kecenderungan perkembangan tingkat bunga pinjaman tetapi juga dipengaruhi oleh expected profit yang diinginkan oleh perusahaan. Hal ini disebabkan karena perusahaan mendapatkan dana murah dari induk perusahaan, sehingga tingkat bunga yang ditawarkan pada nasabah ditentukan oleh tingkat spread yang diinginkan oleh perusahaan. Kondisi ini memang sangat menguntungkan perusahaan, namun apabila induk perusahaan ini tidak fekxible lagi menyalurkan dana pada perusahaan ini, maka hal ini akan mengakibatkan perusahaan ini mengalami kesulitan dalam pendanaan atas barang-barang modal serta dalam penentuan tingkat bunga pinjaman. Menimbang hal diatas, seyogyanya strategi pendanaan perusahaan ini hendaknya lebih dikembangkan lagi, diaman lebih ditekankan pada diversifikasi pendanaan. Disamping itu dalam penentuan tingkat bunga hendkanya perusahaan tidak hanya menenkankan pada estemated profit yang diinginkan perusahaan, tetapi juga harus berdasarkan oportunity cost dimana diasumsikan perusahaan memperoleh dana dari perusahaan lain dengan tingkat bunga rata-rata pinjaman di pasar uang.Ada tabel
| Call Number | Location | Available |
|---|---|---|
| T 034/95 | PSB lt.2 - Karya Akhir | 1 |
| Penerbit | Jakarta: Program Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen 1995 |
|---|---|
| Edisi | - |
| Subjek | Leasing Cpmpetition |
| ISBN/ISSN | - |
| Klasifikasi | - |
| Deskripsi Fisik | viii, 105 p. grafik, bagan 29 cm. |
| Info Detail Spesifik | - |
| Other Version/Related | Tidak tersedia versi lain |
| Lampiran Berkas | Tidak Ada Data |