Pengaruh kepemimpinan stratejik di lapangan dan peran komitment manajemen puncak di pusat terhadap kinerja unit organisasi di lapangan : studi empiris di industri perminyakan sektor hulu
Deskripsi
Studi ini meneliti pengaruh kepemimpinan stratejik dan peran komitmen manajemen puncak di pusat pada kinerja organisasi di lapangan se1ia faktor-faktor mediasi antara kedua konstruk tersebut pada industri minyak dan gas (migas) sektor hulu. Penelitian ini mengusulkan untuk menguji sebuah model guna menyelidiki: 1) pengaruh kepemimpinan stratejik tingkat manajer lapangan pada kinerja organisasi di lapangan, 2) proses-proses stratejik (perencanaan proyek-proyek, koordinasi di lap angan, implementasi proyek-proyek) sebagai faktor mediasi hubungan antara kepemimpinan stratejik dan kinerja organisasi, dan 3) peran komitmen manajemen puncak di pusat sebagai faktor mediator kepemimpinan stratejik pada proses-proses stratejik. Data dikumpulkan dari 134 manajer lapangan di sektor hulu migas. Hasil dari structural equation mod e ling menunjukkan bahwa kepemimpinan stratejik mempengaruhi kinerja organisasi di lapangan, perencanaan proyek-proyek dan implementasi proyek-proyek mempengaruhi kinerja organisasi di lapangan secara langsung dan memediasi hubungan antara kepemimpinan stratejik dan kinerja organisasi di lapangan. Koordinasi di lapangan tidak mempengaruhi kinerja organisasi di lapangan secara langsung karena banyaknya konflik yang tidak terselesaikan , namun koordinasi di lapangan dapat meningkatkan pengaruh perencanaan proyek-proyek dan implementasi proyek-proyek pada kinerja. Disisi lain, komitmen manajemen puncak di pusat tidak memoderasi kepemimpinan stratejik pada proses-proses stratejik , ha! ini dikarenakan kompleksitas permasalahan di l apangan yang tidak mungkin diselesaikan oleh pusat. Studi ini menyarankan bahwa kepemimpinan stratejik yang berorientasi pada proyek di tingkat manajer lapangan akan dapat meningkatkan pengaruh perencanaan proyek-proyek, koordinasi di lapangan, dan implementasi proyek-proyek pada kinerja organisasi di lapangan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk: 1) mengeksplorasi proses-proses stratejik l ainnya untuk memperkaya konstruksi pengembangan teori , 2) mencari dimensi lain dari kepemimpinan stra tejik untuk memperkuat pengaruh kepemimpinan stratejik pada kinerja organisasi, dan 3) ? penelitian pada tingkat industri atau perusahaan untuk pengembangan teoriAda tabel