Text
Pada akhir tahun 2001, di Indonesia mulai diberlakukan ketentuan CAR (Capital Adequacy Ratio) minimum 8% untuk menyelaraskan dengan ketentuan Basel Accord I (Peraturan Bank Indonesia No.3/21/PBI/2001 tanggal 31 Desember 2001). Langkah ini dimaksudkan untuk mengantisipasi pemberlakuan aturan Basel II yang menjadi standar dalam Bank for International Settlement (BIS) agar tidak disisihkan dari pergaulan dan transaksi perbankan internasional. Perbankan internasional telah mengadopsi aturan itu akibat semakin besar risiko perubahan valuta asing dan perekonomian dunia. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan dugaan bahwa bank pada umumnya melakukan praktek earnings management dalam memenuhi ketentuan rasio kecukupan modal dan earnings management yang dilakukan oleh bank semakin intensif dengan arah yang terbalik dibandingkan dengan tingkat CAR. Peneliti menggunakan model Jones (1991) yang dimodifikasi sesuai dengan kondisi laporan keuangan perbankan untuk menentukan discretionary accrual sebagai ukuran earnings management. Populasi dari penelitian ini adalah semua bank yang terdaftar di Direktori Perbankan Indonesia tahun 2003. Sampel terpilih adalah sebanyak 127 bank karena beberapa laporan keuangan tidak tersedia dan terdapat kesalahan dalam penyajian. Konsisten dengan dugaan semula bahwa bank secara umum melakukan praktek earnings management sebagai upaya untuk memenuhi ketentuan rasio kecukupan modal (CAR) minimum. Earnings management yang dilakukan oleh bank semakin intensif dengan arah yang terbalik dibandingkan dengan tingkat CAR. Semakin tinggi tingkat CAR, maka praktek earnings management oleh bank-bank di Indonesia semakin berkurang.Ada tabel
| Call Number | Location | Available |
|---|---|---|
| T 054/04 | PSB lt.2 - Karya Akhir | 1 |
| Penerbit | Jakarta: Magister Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia 2004 |
|---|---|
| Edisi | - |
| Subjek | Management accounting Banks Earnings management |
| ISBN/ISSN | - |
| Klasifikasi | - |
| Deskripsi Fisik | vii, 61 p. 28 cm & lamp. |
| Info Detail Spesifik | - |
| Other Version/Related | Tidak tersedia versi lain |
| Lampiran Berkas | Tidak Ada Data |