Text
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh dari cross-listing terhadap return saham, likuiditas, serta tingkat volatilitas saham perusahaan Indonesia. Tiga saham perusahaan Indonesia yang menerbitkan ADR level I dan 144A/Reg S menjadi sampel yaitu BBIA, KIJA, dan JIHD. Ketiga saham ini selain tercatat di BEJ juga tercatat dan diperdagangkan di NYSE. Teori-teori yang relevan dengan penelitian ini adalah teori mengenai Efficient Market Hypothesis (EMH), teori-teori mengenai manfaat cross-listing, dan jenis-jenis ADR. Metodologi yang digunakan adalah regresi dengan pendekatan Multifactor Market Model. Untuk meneliti pengaruh cross-listing terhadap likuiditas dilakukan uji dua rata-rata sedangkan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap varians saham, dilakukanlah uji varians. Penulis menemukan bahwa cross-listing memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap tingkat pengembalian saham. Dari pemodelan ketiga saham diperoleh bahwa variabel cross-listing memiliki nilai statistik yang rendah. Likuiditas saham juga tidak menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan setelah cross-listing. Tingkat volatilitas saham juga menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah cross-listing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tercatatnya ketiga saham ini di pasar modal asing tidak memberikan kontribusi yang positif bagi saham-saham tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa cross-listing adalah sebuah keputusan yang memerlukan perencanaan yang matang..
| Call Number | Location | Available |
|---|---|---|
| 4965 | PSB lt.2 - Karya Akhir | 1 |
| Penerbit | Depok: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia 2004 |
|---|---|
| Edisi | - |
| Subjek | Shares Return on investments |
| ISBN/ISSN | - |
| Klasifikasi | - |
| Deskripsi Fisik | x, 125 p. 30 cm. |
| Info Detail Spesifik | - |
| Other Version/Related | Tidak tersedia versi lain |
| Lampiran Berkas | Tidak Ada Data |