Logo

Pusat Sumber Belajar FEB UI

  • FAQ
  • Berita
  • Rooms
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
  • Search
  • Google
  • Advanced Search
*sometimes there will be ads at the top, just scroll down to the results of this web
No image available for this title

Text

Analisis hubungan return sektor properti dan variabel ekonomi makro dengan menggunakan model vektor error correcting (VEC)

Amanda Indriasari - ;

Pemahaman hubungan antara return sektor properti dengan kondisi ekonomi makro itu penting dimiliki bagi masyarakat yang hendak terjun ke bisnis properti, seperti investor maupun pengusaha, maupun bagi pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara return sektor properti dengan variabel ekonomi makro seperti nilai tukar terhadap Dollar, tingkat bunga riil, tingkat inflasi, dan indeks pasar, dengan menggunakan metode Vector Error Correction (VEC). Periode penelitian dimulai dari 1998:1 sampai dengan 2003:12. Penelitian ini menghasilkan beberapa kesimpulan. Pertama, terdapat hubungan kointegrasi di antara indeks properti (INDPROP) dengan variabel-variabel ekonomi makro. Kedua, model VEC terbukti mampu untuk menjelaskan hubungan dinamis jangka pendek antara return sektor properti dengan variabel ekonomi makro dan mengungkapkan bahwa kecepatan error-correction untuk mengkoreksi perilaku variabel endogen dalam jangka pendek termasuk cukup lambat. Ketiga, dari besarnya koefisien setiap lagged variabel dapat disimpulkan bahwa variabel inflasi dan tingkat bunga riil memiliki pengaruh yang paling signifikan. Adapun variabel yang memiliki hubungan yang paling tidak signifikan dengan return properti adalah nilai tukar terhadap Dollar atau kurs. Implikasi dari penelitian ini adalah pergerakan tingkat bunga riil dan inflasi akan memiliki keterkaitan yang signifikan dengan return sektor properti. Bagi pengusaha dan masyarakat, hendaknya selalu menjadikan faktor ekonomi makro, khususnya tingkat bunga dan tingkat inflasi, sebagai salah satu pertimbangan utama untuk meningkatkan probabilitas kesuksesan investasi di sektor properti. Tingkat bunga dan tingkat inflasi yang relatif rendah dan stabil merupakan salah satu kondisi yang sekiranya dapat membantu meningkatkan pertumbuhan di sektor properti. Ada tabel


Ketersediaan

Call NumberLocationAvailable
4995PSB lt.2 - Karya Akhir1
PenerbitDepok: Depatemen Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia 2004
Edisi-
SubjekProperty
Macro economies
ISBN/ISSN-
Klasifikasi-
Deskripsi Fisikix, 86 p. : ill; 30 cm & lamp
Info Detail Spesifik-
Other Version/RelatedTidak tersedia versi lain
Lampiran BerkasTidak Ada Data

Pencarian Spesifik
Where do you want to share?