Skripsi
Pengaruh merger terhadap peningkatan suku bunga deposito dan upaya pemulihan dalam industri perbankan Indonesia
Pengarang:
Latupapua, Jasmona Woersti Dorkos -
Deskripsi
Penerapan merger selama masa pemulihan industri perbankan menjadi sarana penyelamatan bank-bank yang bermasalah, menimbulkan pertanyaan mengenai pengaruhnya setelah masa merger berlalu. Merger, seperti alat, dapat berpengaruh positif dan negatif. Merger dapat berpengaruh besar untuk jangka panjang karena secara langsung dapat mengubah struktur industri. Berangkat dari pemikiran ini, dengan memakai pendekatan analisis data sekunder dan membandingkan efek merger yang diestimasi menggunakan model Prager-Hannan, penelitian ini membuktikan bahwa dalam masa pemulihan perbankan Indonesia, efek positif (peningkatan efisiensi) merger berperan lebih besar dibandingkan efek negatifnya (peningkatan market power). Suku bunga SBI yang notabene alat kebijakan moneter untuk mengontrol indikator makro ekonomi (inflasi, misalnya), secara langsung juga mengatur tingkat pertumbuhan suku bunga perbankan dan secara tidak langsung mengatur efek dari merger. Peningkatan efisiensi ini telah membawa bank-bank yang bermasalah keluar dari financial distress yang mereka alami, dan menempati posisi yang lebih baik dalam peta perbankan Indonesia di akhir masa penelitian ini. Ada tabel