Text
Setiap perusahaan baik yang bergerak di bidang usaha manufaktur, perdagangan maupun jasa selalu mengadakan persediaan. Persediaan diadakan dengan tujuan menghindari risiko tidak bisa memenuhi keinginan pelanggan, karena tidak selalu barang-barang atau jasa tersedia setiap saat. Persediaan yang dimaksud disini meliputi segala sesuatu sumber daya organisasi yang disimpan dalam antisipasi nya terhadap permintaan baik internal maupun eksternal. Persediaan merupakan sebagian dari aktiva perusahaan, jadi adalah sebagian dari penanaman modal perusahaan. Cara organisasi mempergunakan dana dan mengelola investasi nya ini adalah merupakan suatu fungsi yang penting dari manajemen. Karena di dalam persediaan juga terkandung biaya yang timbul akibat penanaman modal tersebut, yakni berupa 'opportunity cost', biaya-biaya penerimaan dan pemeriksaan, pergudangan, asuransi, administrasi, keuangan, kesusutan, pencurian dan sebagainya. Manajemen harus bisa mengelola agar keuntungan karena pengadaan persediaan lebih besar dari biaya-biaya yang harus ditanggung dan dikeluarkan. Perusahaan manufaktur terutama yang bergerak di bidang produksi barang kebutuhan dasar (consumers goods) selain harus mengadakan persediaan untuk menjamin kelancaran produksi, juga harus pandai mengelola persediaan yang sangat beragam tersebut. Perusahaan seperti ini biasanya memiliki semua jenis persediaan yang meliputi persediaan : bahan mentah, bahan pembantu, barang dalam proses dan barang jadi. Selain itu bahan mentahnya biasanya sangat banyak itemnya, sehingga memerlukan perhatian khusus. PT. Uniliver Indonesia adalah salah satu perusahaan besar yang bergerak di bidang manufaktur barang kebutuhan dasar yang memproduksi barang-barang : deterjen (dan kimia), kosmetika dan makanan. Makanan memiliki ciri khas bahwa baik bahan mentah maupun barang jadinya tidak tahan lama sehingga harus cepat alirannya. Divisi makanan yang mengelola mulai dari bahan mentah sampai barang jadi harus bisa mengoptimalkan persediaan agar biaya-biaya persediaan rendah namun tetap bisa menjamin kelancaran usaha perusahaan. Karya akhir ini akan meneliti, mempelajari dan kemudian membuat analisa tentang bagaimana perusahaan tersebut terutama Divisi Makanan mengelola persediaan bahan menthanya. Bahan mentah merupakan jenis persediaan yang penting karena merupakan awal kegiatan usaha persediaan, apabila terjadi hambatan maka akibatnya akan menimpa kegiatan operasi perusahaan berikutnya. Sehingga manajemen persediaan bahan mentah merupakan bagian yang penting dari manajemen perusahaan keseluruhannya.Ada tabel
| Call Number | Location | Available |
|---|---|---|
| T 061/95 | PSB lt.2 - Karya Akhir | 1 |
| Penerbit | Jakarta: Program Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen-Universitas Indonesia 1995 |
|---|---|
| Edisi | - |
| Subjek | Theses Management |
| ISBN/ISSN | - |
| Klasifikasi | - |
| Deskripsi Fisik | viii, 78 p. grafik, bagan 29 cm & lamp. |
| Info Detail Spesifik | - |
| Other Version/Related | Tidak tersedia versi lain |
| Lampiran Berkas | Tidak Ada Data |