Logo

Pusat Sumber Belajar FEB UI

  • FAQ
  • Berita
  • Rooms
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
  • Search
  • Google
  • Advanced Search
*sometimes there will be ads at the top, just scroll down to the results of this web
Pengaruh nilai tukar terhadap aliran kredit dan mekanisme transmisi kebijakan mo...
I Gede Putra Arsana - ,
Depatemen Manajemen Fakultas Ekonomi UI (2005)
5085
Skripsi
PSB lt.2 - Karya Akhir

Text

Pengaruh nilai tukar terhadap aliran kredit dan mekanisme transmisi kebijakan moneter jalur kredit

I Gede Putra Arsana -

Terjadinya krisis di tahun 1997 memaksa bank sentral untuk melepaskan rezim nilai tukar tetap dan mengubahnya menjadi rezim nilai tukar mengambang. Perubahan tersebut menyebabkan timbulnya resiko nilai tukar di dalam perekonomian, sehingga meningkatkan resiko kegiatan usaha baik bagi pihak perbankan maupun bagi pihak perusahaan. Perubahan nilai tukar akan mempengaruhi kondisi neraca perbankan dan perusahaan, terutama pada sisi kewajibannya. Perubahan kondisi neraca perbankan kemudian akan berpengaruh pada keputusan pemberian kredit. Di lain pihak, perubahan kondisi neraca pun akan berpengaruh pada keputusan pengajuan permohonan kredit perusahaan. Selain kondisi neraca, selisih berbagai alternatif biaya pendanaan, yang tidak terlepas dari pengaruh resiko nilai tukar, juga merupakan faktor lain yang turut mempengaruhi keputusan pengajuan kredit perusahaan. Penelitian ini kemudian akan berusaha untuk melihat, pertama, pengaruh nilai tukar terhadap aliran kredit; kedua, pengaruh kebijakan moneter terhadap mekanisme penyesuaian di pasar kredit; ketiga, efektivitas mekanisme transmisi kebijakan moneter melalui jalur kredit perbankan; keempat, efektivitas mekanisme transmisi kebijakan moneter melalui jalur kredit luas. Dengan menggunakan metode VAR, ditemukan bahwa, pertama, perubahan nilai tukar memiliki pengaruh kuat terhadap perubahan aliran kredit. Kedua, kebijakan moneter lebih direspon oleh sisi permintaan kredit. Ketiga, mekanisme transmisi kebijakan moneter melalui jalur kredit perbankan tidak efektif. Keempat, mekanisme transmisi kebijakan moneter melalui jalur kredit luas efektif. Besarnya pengaruh nilai tukar pada aliran kredit terkait erat dengan pengaruh deposito valas pada sisi kewajiban perbankan. Kurang efektifnya jalur kredit perbankan mengindikasikan terdapatnya permasalahan di dalam penyaluran kredit perbankan, yang berhubungan dengan fenomena credit crunch. Responsivitas sisi permintaan kredit serta efektivitas jalur kredit luas mengindikasikan terjadinya peningkatan aktivitas ekonomi di sektor riil. Ada tabel


Ketersediaan

Call NumberLocationAvailable
5085PSB lt.2 - Karya Akhir1
PenerbitDepok: Depatemen Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia 2005
Edisi-
SubjekExchange rates
Credit
Monetary policy
ISBN/ISSN-
Klasifikasi-
Deskripsi Fisikxx, 163 p. : diagr. ; 30 cm
Info Detail Spesifik-
Other Version/RelatedTidak tersedia versi lain
Lampiran BerkasTidak Ada Data

Pencarian Spesifik
-
Where do you want to share?