Studi determinan inflasi Daerah di Indonesia : (Studi kasus data panel Indonesia 26 Propinsi : 1990 - 2003)
Deskripsi
Studi mengenai determinan inflasi daerah masih merupakan studi yang cukup baru dan belum banyak di analisis. Namun, studi ini perlu dilakukan, mengingat eksistensi khas masing-masing daerah yang mempengaruhi ekonomi propinsi maupun nasional. Sehingga studi ini bermaksud memberikan gambaran perilaku inflasi propinsi, dan faktor-faktor yang menentukan inflasi daerah dan mencari model terbaik untuk Indonesia. Dengan melakukan analisis regresi panel pada ke-26 propinsi di Indonesia dengan membagi dua periode sampel yaitu 1990-1997 dan 1998-2003 karena adanya krisis ekonomi 1997. Diwujudkan variabel dependen, yaitu tingkat inflasi propinsi dan variabel independen: yaitu pertumbuhan total produktifitas; pertumbuhan PDRB per kapita; pertumbuhan PDB per kapita dan produktifitas tradable minus nontradable. Model dasar yang digunakan mengalami penyesuaian sehingga menjadi model terbaik dengan tiga variabel independen. Pada periode 1990-1997 (sebelum krisis) variabel pertumbuhan PDRB per kapita dan pertumbuhan PDB per kapita memiliki hubungan positif, meski hanya pertumbuhan PDB per kapita yang signifikan. Sementara produktifitas tradable non-tradable memiliki arah berlawanan dengan hipotesis meski signifikan. Pada periode 1998-2003 (setelah krisis) ketiga variabel berlawanan dengan hipotesis dan hanya pertumbuhan PDB per kapita yang berpengaruh secara signifikan.Ada tabel