Text
DI dalam analisa structure-conduct-performance, dikatakan bahwa struktur ekonomi dapat mempengaruhi kinerja perusahaan. Kinerja tersebut antara lain konsentrasi pasar, hambatan masuk, difernsiasi produk dan variabel lainnnya. Pada mulanya dalam analisa S-C-P, analisa yang dilakukan dengan mengasumsikan bahwa perekonomian merupakan perekonomian tertutup. Padahal pada kenyataannya, di dunia ini tidak ada perekonomian yang benar-benar tertutup 100 %. Selanjutnya analisa yang sudah memasukan faktor persaingan dengan perusahaan asing adalah penelitian Esposito(1971). Di dalam analisanya Esposito ingin mengetahui dampak persaingan dengan persahaan asing terhadap tingkat keuntungan perusahaan domestik. Hipotesisnya persaingan dengan perusahaan asing akan memberikan disciplining impact terhadap perusahaan domestik, perusahaan domestik akan lebih efisien lagi dalam produksi. Industri manufaktur Indonesia yang semula banyak diproteksi perlahan-lahan mulai diliberalisasi. Proteksi ini membuat industri manufaktur terkonsentrasi. Padhal konsentrasi ini dapat membuat mereka leluasa menggunakan market power-nya. Dengan liberalisasi diharapkan industri ini semakin kompetitif. Penelitian skripsi ini ingin melihat dampak perekonomian yang semakin terbuka terhadap kinerja industri manufaktur Indonesia 1990- 2002. Ada tabel
| Call Number | Location | Available |
|---|---|---|
| 5454 | PSB lt.2 - Karya Akhir | 1 |
| Penerbit | Depok: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia 2006 |
|---|---|
| Edisi | - |
| Subjek | Manufacturing industry Industrial economics International trade Profitability |
| ISBN/ISSN | - |
| Klasifikasi | - |
| Deskripsi Fisik | vii, 94 p. : diagr, grafik. ; 30 cm |
| Info Detail Spesifik | - |
| Other Version/Related | Tidak tersedia versi lain |
| Lampiran Berkas | Tidak Ada Data |