Text
Teknik "cntractual hedging" yang digunakan PT. SSI untuk meng-hedge transaksi pembelian peralatan impor selama ini adalah membeli forward. Teknik forwrd tersebut terbukti hanya optimum untuk pasar yang "bullish", terutama "bullish" tinggi. Sedangkan untuk keadaan pasar yang netral dan "bearish" menjadi kurang cocok dan bahkan dapat mendatangkan kerugian. Teknik atau kombinasi teknik "contractual hedging" yang optimum merupakan fungsi dari keadaan pasar. Untuk itu keadaan pasar di masa depan mutlak perlu diketahui, sebelum keputusan dilakukan, yaitu dengan peralatan. Dalam Karya Akhir ini peramalan dilakukan dengan analisis teknis menggunakan metode "exponential smoothing" dan analisis fundamental dengan menggunakan metode regresi berganda. Data yang digunakan adalah nilai tukar antara FRF dan US$ dari International Financial Statistics-IMF mulai tahun 1986 sampai dengan waktu pembelian masing-masing proyek dengan sampel interval 3 bulan. Metode :exponetial smoothing" terbukti cukup baik karenma "trend" yang diperoleh cukup jelas dan tingkat akurisi tinggi terlihat dari kesalahan standard yang relatif rendah (&=0.6 sebesar 0.14 RFF/US$, &=0.7 sebesar 0.09 FRF/US$, &=0.8 sebesar 0.06 FRF/US$ dan &=0.9 sebesar 0.03 FRF/US$). Sedangkan peramalan menggunakan metode regresi berganda terbukti kurang akurat, terlihat dari kesalahan standard yang besar (0.55 FRF/US$); sehingga tidaka dapat digunakan pedoman dalam peramalan. Selain itu dalam Karya Akhir ini juga dibuktikan bahwa teknik atau kombinasi teknik yang optimum dalam meminimumkan biaya transaksi dan resiko "foreign exchange" untuk setiap keadaan pasar adalah sebagai berikut: pasar "bullish" tinggi (lebih tepat forward atau futures, bullish zero cost option dan membeli OTM call option), "bullish" rendah )lebih tepat "bullspread"), netral "volatile" (lebih tepat "butterfly"), netral "in range trading" (lebih tepat "butterfly" dan un-hedge), "bearish" rendah (lebih tepat "bearspread") dan "bearish" tinggi (lebih tepat membeli OTM put option dan "bearish zero cost option"). Prinsip-prinsip hubungan tersebut dapat digunakan untuk meminimumkan biaya transaksi dan resiko "foreign exchange" pada pembelian peralatan impor di PT. SSI. Selain itu prinsip-prinsip tersebut juga dapat digunakan secara lebih luas oleh perusahaan-perusahaan lain untuk meng-hedge transaksi ekspor-impor yang melibatkan "foreign exchange".Ada tabel
| Call Number | Location | Available |
|---|---|---|
| T 067/95 | PSB lt.2 - Karya Akhir | 1 |
| Penerbit | Jakarta: Program Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen Universitas Indonesia 1995 |
|---|---|
| Edisi | - |
| Subjek | Theses Foreign exchange |
| ISBN/ISSN | - |
| Klasifikasi | - |
| Deskripsi Fisik | x, 164 p. grafik, bagan 29 cm & lamp. |
| Info Detail Spesifik | - |
| Other Version/Related | Tidak tersedia versi lain |
| Lampiran Berkas | Tidak Ada Data |