Text
Dalam kegiatan usahanya, bank menghadapi beberapa risiko dan salah satunya adalah risiko kredit. Risiko kredit didefinisikan sebagai kerugian yang terjadi pada saat debitur default atau gagal memenuhi kewajibannya ke bank atau pada saat kualitas kreditnya menurun. Salah satu cara untuk meminimalkan risiko kredit, adalah dengan melakukan diversifikasi portofolio kredit menggunakan teori portofolio modern (Modern Portfolio Theory/MPT) yang dikembangkan oleh Markowitz. MPT ini dapat digunakan untuk mencari efficient frontier kombinasi portofolio kredit yang dapat meminimallkan risiko untuk menghasilkan return yang optimal. Teori portofolio modern yang dikembangkan oleh Markowitz selama ini umum digunakan dalam pasar sekuritas. Markowitz mengatakan bahwa risiko mungkin dapat dikurangi dengan menggabungkan beberapa sekuritas tunggal membentuk suatu portofolio. Persyaratan utama untuk mengurangi risiko dalam portofolio adalah return dari masing-masing sekuritas tidak berkorelasi secara positif dan sempurna. Portofolio kredit dapat dioptimalkan dengan teknik yang sama dengan portofolio pasar. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan Solver yang terdapat dalam Excel. Untuk menghitung return dalam Karya Akhir ini digunakan data spread antara tingkat bunga dengan cost of fund dikurangi dengan kerugian yang diharapkan (Expected Loss/EL). Risiko dalam Karya Akhir ini diperhitungkan sebagai kerugian yang tidak diharapkan (Unexpected Loss/UL). Berdasarkan perhitungan yang dihasilkan oleh Solver, penyaluran kredit di salah satu CBC Bank X belum optimal karena portofolio tersebut terletak di luar kurva efficient frontier yang terbentuk. Portofolio kredit yang telah ada selama ini memiliki deviasi standar 8,22% dengan return ekspektasi 22,48%. Portofolio yang paling optimal bagi CBC ini terjadi pada titik dengan deviasi standar 6,57% dan return ekspektasi 30%. Pada titik ini, kombinasi pemberian kredit adalah sebagai berikut : kredit kepada pertanian 13,46%; perindustrian 19,49%; perdagangan 20%; jasa dunia usaha 20%; jasa sosial masyarakat 7,05% dan lain-lain 20%. Sektor-sektor pertambangan; listrik, gas dan air; transportasi dan konstruksi tidak memperoleh alokasi kredit karena keempatnya memiliki risiko tinggi di CBC tersebut. Pergerakan tinggi bunga SBI yang cenderung semakin tinggi dapat menggeser portofolio yang efisien dalam efficient frontier. Apabila rata-rata tingkat bunga SBI bergerak sampai dengan 19%, maka portofolio yang efisien terjadi pada deviasi standar 6,94% dengan return ekspektasi 31%. Komposisi pemberian kredit pada titik ini adalah: pertanian 8,16%; perindustrian 20%; listrik, gas dan air 1,80%; perdagangan 20%; jasa dunia usaha 20%; jasa sosial masyarakat 10,04% dan lain-lain 20%. Pada titik ini, sektor yang tidak memperoleh alokasi kredit adalah pertambangan, konstruksi dan transportasi. Hasil perhitungan optimalisasi portofolio kredit ini dapat menjadi masukan bagi manajemen Bank X dalam merencanakan pemberian kredit kepada sektor-sektor ekonomi di CBC A sehingga dapat memperoleh return optimal dengan risiko yang minimal.Ada tabel & lamp : 3 p.
| Call Number | Location | Available |
|---|---|---|
| T 074/05 | PSB lt.2 - Karya Akhir | 1 |
| Penerbit | Jakarta: Magister Akuntansi FEUI 2005 |
|---|---|
| Edisi | - |
| Subjek | Banks Credit |
| ISBN/ISSN | - |
| Klasifikasi | - |
| Deskripsi Fisik | ix, 87 p. : chart ; 30 cm & lamp |
| Info Detail Spesifik | - |
| Other Version/Related | Tidak tersedia versi lain |
| Lampiran Berkas | Tidak Ada Data |