Text
Penelitian ini mencoba mengidentifikasi dan membuktikan penerapan sistem pengendalian manajemen di PT.X (perusahaan minyak dan gas). Proses penelitian ini menggunakan metode SWOT, metode benchmarking dan pengujian secara statistik menggunakan kuesioner. Dengan menggunakan metode SWOT, maka dapat diidentifikasi kekuatan, kelemahan, kesempatan dan tantangan PT.X terutama dalam industri minyak dan gas. Metode benchmarking adalah merupakan metode penelitian dengan melakukan perbandingan terhadap lima perusahaan minyak dan gas sejenis yang diambil dari perusahaan minyak dan gas asing maupun lokal terhadap 3 (tiga) aspek utama yaitu visi, misi dan nilai perusahaan, struktur organisasi dan sumber daya manusia. Hasil yang diperoleh dari metode penelitian benchmarking ini adalah bahwa PT.X mamp menempatkan diri di antara kelima perusahaan minyak dan gas, dimana PT.X memiliki kelebihan maupun kekurangan sehubungan dengan 3 aspek tersebut. Metode pengujian statistik dilakukan terhadap hasil wawancara terhadap para pegawai senior PT.X, dan dianalisa dengan menggunakan SPSS. Aspek sistem pengendalian manajemen yang dimasukkan kedalam kuesioner adalah aspek visi, misi dan nilai perusahaan, struktur organisasi, sumber daya manusia, risiko, budaya dan operasional. Hasil dari uji realibilitas (Cronbach Alpha) sebesar 0.714, artinya hasil jawaban kusioner tersebut dianggap realistis. Kemudian dilakukan uji non parametrik dengan menggunakan K-Related Friedman dan Kendall, yang memberikan hasil antar keenam aspek tersebut tidaklah berbeda satu dengan yang lain. Dengan menggunakan metode penelitian di atas dapat diidentifikasikan aspek-sistem pengendalian manajemen PT.X, penerapan sistem pengendalian manajemen di PT.X dan tanggapan para karyawan mengenai penerapan sistem pengendalian manajemen. PT.X telah mampu mengidentifikasi risiko-risiko usaha yang dihadapi PT.X, dimana risiko-risiko tersebut merupakan salah satu faktor utama dalam proses sistem pengendalian manajemen. Selain itu PT.X telah mampu mengidentifikasi pengendalian tindakan dan pengendalian budaya dalam setiap divisi-divisi yang ada di PT.X. Pengendalian tindakan ini meliputi adanya pembatasan-pembatasan perilaku (baik secara fisik maupun administratif), analisa tindakan, pertanggungjawaban dan pengulangan tindakan. Sedangkan pengendalian budaya di PT.X telah tertuang dalam Code of Conduct yang telah dikomunikasikan ke seluruh karyawan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah PT.X telah menerapkan sistem pengendalian manajemen meskipun masih terdapat beberapa kekurangan.Ada bibliografi
| Call Number | Location | Available |
|---|---|---|
| T 098/05 | PSB lt.2 - Karya Akhir | 1 |
| Penerbit | Jakarta: Magister Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia 2005 |
|---|---|
| Edisi | - |
| Subjek | Petroleum industry Management control |
| ISBN/ISSN | - |
| Klasifikasi | - |
| Deskripsi Fisik | xiv, 162 p. diagr. 28 cm & lamp. |
| Info Detail Spesifik | - |
| Other Version/Related | Tidak tersedia versi lain |
| Lampiran Berkas | Tidak Ada Data |