Pengaruh kepemilikan terhadap kinerja dan risiko kredit bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2000 - 2010
Deskripsi
Sebagai bank based country, Indonesia memiliki sistem keuangan yang masih didominasi industri perbankan dilihat dari segi total aset yang berhasil dihimpun dengan pangsa sekitar 78,2% dari total aset lembaga keuangan . Seperti halnya pemilik usaha lainnya, pemilik suatu bank akan senantiasa berkeinginan untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besa rnya dengan meminimalkan risiko yang sekecil mungkin . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan bank (bank ownership) terhadap kinerja dan risiko kredit bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2000 -2010. Struktur kepemilikan digambarkan oleh variabel Dummy Kepemilikan Bank Pemerintah (GOB) dan Dummy Kepemilikan Bank Swata Asing (FG) . Variabel kinerja perbankan yang digu nakan adalah PROFIT. Sementara itu, variabel pengukuran risiko kredit yang digunakan adalah LOANLOSS . Dengan menggunakan metode regresi data panel, penelitian ini menghasilkan kesimpulan akhir bahwa kepemilikan bank secara umum tidak berpengaruh terhadap kinerja bank tetapi berpengaruh terhadap risiko kredit bank pemerintah.Ada tabel