Text
Indonesia, meskipun memiliki angkatan kerja yang relatif besar, masih dinilai kurang produktif jika dibandingkan dengan negara-negara tetangganya. Adapun setiap tahunnya, serikat buruh selalu menuntut pemerintah untuk menaikkan upah minimum sebagai syarat agar para pekerja berkehendak meningkatkan produktivitas mereka. Penelitian ini ingin membuktikan secara empiris apakah upah minimum mampu memberikan pengaruh positif pada produktivitas tenaga kerja di Indonesia. Melalui rangkaian analisis deskriptif dan regresi fixed-effect yang dibandingkan dengan estimasi OLS bersama beberapa variabel kontrol, ditemukan bahwa dari tahun 2009 ? 2014, kenaikan upah minimum tidak mampu mendorong produktivitas tenaga kerja pada 33 provinsi di Indonesia.Ada tabel
| Call Number | Location | Available |
|---|---|---|
| 10090 | PSB lt.2 - Karya Akhir | 1 |
| Penerbit | Depok: Program Studi Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia 2016 |
|---|---|
| Edisi | - |
| Subjek | Productivity Labour Minimum wage |
| ISBN/ISSN | - |
| Klasifikasi | - |
| Deskripsi Fisik | xvii, 68 p. : il. ; 30 cm |
| Info Detail Spesifik | - |
| Other Version/Related | Tidak tersedia versi lain |
| Lampiran Berkas | Tidak Ada Data |