Analisis pengaruh struktur pasar perbankan terhadap profitabilitas dan stabilitas bank di ASEAN
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari struktur pasar perbankan terhadap profitabilitas dan stabilitas bank terkait rencana integrasi sektor perbankan ASEAN yang merupakan salah satu cetak biru dari Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Dalam mengukur struktur pasar perbankan digunakan pangsa pasar bank {Relative Market Power (RMP) Hypotesis} dan konsentrasi pasar perbankan {Structure Conduct Performance (SCP) Hypothesis}. Penelitian ini menggunakan data bank komersial yang terdaftar di pasar bursa saham negara ASEAN 4, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina pada periode 2009-2014. Hasil penelitian ini menunjukan RMP Hypothesis berlaku di perbankan ASEAN dalam mempengaruhi profitabilitas bank, namun tidak berlaku di Thailand dan Filipina. Di Indonesia SCP Hypothesis berlaku dominan dalam menentukan profitabilitas bank. Lain halnya dengan Malaysia, Efficiency Hypothesis mengonfirmasi hubungan pangsa pasar, konsentrasi pasar, dan profitabilitas bank. Penelitian ini juga menemukan bahwa konsentrasi pasar perbankan berpengaruh negatif terhadap stabilitas bank pada perbankan ASEAN, Thailand dan Filipina. Hal tersebut mendukung konsep Concentration Fragility. Lain halnya dengan Indonesia dan Malaysia, konsetrasi pasar perbankan membuat bank lebih tidak stabil. Sehingga hal tersebut mendukung Concentration Stability. Penemuan penting dalam penelitian ini adalah bank dengan pangsa pasar besar/ukuran besar dan permodalan kuat membuat bank dapat bersaing terkait rencana integrasi sektor perbankan ASEAN. Hal tersebut dapat dilakukan dengan marger dan akuisisi, khususnya untuk Indonesia.Ada tabel