Text
Laporan magang ini membahas tentang prosedur pengakuan piutang pembelian tenaga listrik dari Independent Power Producer (IPP) di PT PLN (Persero). Dalam laporan ini, diuraikan prosedur pengakuan piutang atas tagihan pembelian tenaga listrik dari IPP oleh PT PLN. Pengakuan piutang atas tagihan pembelian listrik ini memerlukan proses pengukuran dan perhitungan yang cukup kompleks yang meliputi komponen biaya Komponen A (Pembayaran Kapasitas yang dihitung dengan basis Capital Cost Recovery Charge Rate), Komponen B (pembayaran atas biaya tetap Operation and Maintenance), Komponen C (pembayaran atas pemakaian bahan bakar), dan Komponen D (pembayaran biaya variabel Operation and Maintenance). Dengan menggunakan SAP, pengakuan piutang atas tagihan pembelian listrik ini pertama-tama akan dilakukan oleh Unit PLN, setelah dilakukan pemeriksaan atas pengukuran dan perhitungan tagihan tersebut. Selanjutnya, Unit akan menyampaikan nota ke Kantor Pusat untuk memindahkan tagihan tersebut ke Kantor Pusat untuk dapat dibayarkan. Divisi Akuntansi selanjutnya akan melakukan rekonsiliasi atas jumlah tagihan tersebut dengan pengukuran dan perhitungan pembelian listrik oleh Unit PLN Pusat Pengaturan Beban (P2B). Rekonsiliasi dilakukan untuk memastikan bahwa jumlah yang ditagih adalah benar.Ada tabel
| Call Number | Location | Available |
|---|---|---|
| 10235 | PSB lt.2 - Karya Akhir | 1 |
| Penerbit | Depok: Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia 2017 |
|---|---|
| Edisi | - |
| Subjek | Accounting information systems Electricity Receivable Reconcilidation |
| ISBN/ISSN | - |
| Klasifikasi | - |
| Deskripsi Fisik | xv, 45 p. : il. ; 30 cm |
| Info Detail Spesifik | - |
| Other Version/Related | Tidak tersedia versi lain |
| Lampiran Berkas | Tidak Ada Data |