Skripsi
Performa reksa dana global syariah di Indonesia dalam framework fama french dan indikator makroekonomi harian global
Deskripsi
Return NAB indeks reksa saham syariah dalam rentang waktu beberapa tahun terakhir selalu dibawah dari return NAB indeks reksa dana saham konvensional. Oleh karena itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2015 mengeluarkan peraturan yang memberikan privilege bagi keuangan syariah di Indonesia untuk mengembangkan produk reksa dana global syariah. Dengan diversifikasi portofolio yang lebih luas, maka produk ini diharapkan dapat meminimalkan risiko sehingga bisa menjadi keunggulan komparatif pada produk keuangan syariah. Return yang dihasilkanpun berkembang sangat pesat dan kompetitif dibanding produk reksa dana saham lainnya, hingga pernah mencapai rentang 10%-30% per tahun. Dari fakta tersebut, paper ini berusaha melihat apa saja faktor makroekonomi harian global yang mempengaruhi return NAB reksa dana global syariah, serta menguji performa masing-masing produk menggunakan Fama French 4 Factors Model, untuk mengetahui apakah manajer investasi terkait hanya ?luck? atau ?skill? dalam membukukan return tersebut. Menggunakan data dari Thomson Reuters dan Kenneth Frech, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa market return, VIX, Dollar Index, dan US Treasury Bills secara signifikan mempengaruhi return NAB dari reksa dana global syariah, sementara US Credit Default Swap cenderung tidak memiliki signifikansi terhadap return NAB reksa dana global syariah. Selain itu, berdasarkan framework Fama French ditemukan bahwa keseluruhan produk reksa dana global syariah mendapatkan predikat ?skill? dari analisis menggunakan four-factor alpha dan t(??) / t-Statistic Alpha.Ada tabel