Keragaman pengaruh perkawinan anak dan kemiskinan antarprovinsi di Indonesia
Pengarang:
Dr. Chotib, M.Si (Penguji) - ; Diahhadi Setyonaluri, S.E., M.A., Ph.D (Pembimbing/Promotor) - ; Dr. Dwini Handayani, S.E., M.Si (Penguji) - ; Siagian, Teresia Karolinda -
Deskripsi
Salah satu konsekuensi dari perkawinan anak yaitu jatuh dalam kemiskinan. Adanya variasi tingkat kemiskinan dan perkawinan anak antar provinsi di Indonesia sehingga perlu untuk mengetahui hubungan antara keduanya ditingkat provinsi. Potensi endogenitas dalam penggunaan variabel kawin anak diatasi dengan menggunakan variabel instrumen lama tahun sekolah, persentase perempuan usia 20-24 tahun yang menikah pada usia anak per provinsi dan kohor kelahiran. Penelitian ini menggunakan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Tahun 2019 dan menggunakan metode regresi biprobit (bivariate probit). Hasil olah menunjukkan kawin anak terbukti signifikan memengaruhi peluang perempuan menjadi miskin di seluruh provinsi. Efek kawin anak terhadap meningkatnya peluang miskin ditemukan bervariasi antar provinsi. Peluang jatuh dalam kemiskinan bagi perempuan yang berstatus kawin anak lebih besar pada kohor kelahiran muda dibanding kohor lainnya..07/08/2021