Pengaruh Absorptive Capacity, Organizational Inertia Terhadap Ambidexterity Aliansi dan Inovasi: Implikasinya Terhadap Kinerja Organisasi
Pengarang:
Aryasa, Komang Budi - ; Avanti Fontana, Ph.D (Penguji) - ; Riani Rachmawati S.E., M.A., PhD (Penguji) - ; Sari Wahyuni, Ph.D (Pembimbing/Promotor) - ; RR. Ratih Dyah Kusumastuti, Ph.D (Penguji) - ; Budi. W. Soetjipto, DBA (Penguji) - ; Dr. Setyo Hari Widjanto (CoPromotor) - ; Dr. Lily Sudhartio (CoPromotor) - ; Ignatius Wiseto Agung, Ph.D (Penguji) -
Deskripsi
Terdapat mitos bahwa perusahaan besar biasanya mengalami kesulitan untuk beradaptasi di lingkungan dengan perubahan yang dinamis agar tetap kompetitif sepanjang waktu. Penelitian ini melakukan investigasi terhadap pengaruh yang berlawanan antara absorptive capacity dan organizational inertia terhadap ambidexterity aliansi di Telkom, yang merupakan operator ICT (Information Communication Technology) terbesar di Indonesia dan memiliki sejarah monopoli. Aliansi eksploratif dan exploitatif memiliki peran penting dalam mendorong inovasi produk dan inovasi proses dalam menghasilkan kinerja organisasi. Riset ini menggunakan analisa kuantitatif dari 336 responden pada 175 unit bisnis di Telkom Group. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa absorptive capacity mampu menangkap manfaat penting dalam melakukan strategi aliansi. Sebaliknya, inertia dalam unit organisasi memberikan pengaruh yang berlawanan. Studi ini juga menemukan bahwa ambidexterity aliansi mendorong adanya inovasi yang pada akhirnya inovasi proses memiliki pengaruh signifikan kepada kinerja organisasi dibanding inovasi produk