Estimasi model dynamic mixed hitting time pergerakan imbal hasil saham pada Selang-selang waktu scak dengan menggunakan momen-momen berbasis fungsi karakteristik
Pengarang:
Purwono, Yogo - ; Dr. Buddi Wibowo (Penguji) - ; Ir. Ruslan Prijadi MBA., Ph.D. (Penguji) - ; Dr. Irwan Adi Ekaputra MM. (Pembimbing/Promotor) - ; Dony Abdul Chalid S.E., M.M (Penguji) - ; Prof. Dr. Kresnohadi Ariyoto Karnen M.BA (Penguji) - ; Zaafri Ananto Husodo Ph.D (CoPromotor) - ; Mochammad Syamsuddin, Ph.D. (Penguji) -
Deskripsi
Disertasi ini membahas penerapan metode estimasi Continuum GMM pada model struktural pergerakan imbal hasil saham pada selang-selang waktu acak, yang dikenal dengan model DMHT. Model ini mendefenisikan durasi antar perdagangan sebagai waktu yang dibutuhkan oleh gerak Brown standar dengan drift, menventuh daerah acak tertentu, sedangkan nilai-nilai imbal hasil yang terjadi, dimodelkan oleh gerak Brown tambahan, yang terkorelasi. Penaksir CGMM untuk parameter-parameter model DMHT selanjutnya dikonstruksi sebagai jarak minimal antara momen-momen teoretis dan momen-momen empiris, dengan mempertimbangkan semua kemungkin- an momen yang dapat dibentuk dari fungsi karakteristik gabungan bersvarat da?ri durasi antar transaksi dan imbal hasil, dengan rumusan jarak tertentu. Teknik estimasi yang diusulkan ini memfasilitasi penghitungan dan penanganan problem- problem yang terkait dengan kekeliruan diskritisasi dalam kondisi-kondisi momen dan tidak tersedianva fungsi densitas gabungan bersvarat dari model. Aplikasi em?piris dengan menggunakan data level transaksi dari dua saham dengan kapitalisasi pasar yang berbeda, yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dilakukan. Hasilnva mengindikasikan bahwa hubungan antara durasi dan volatilitas imbal hasil sangat persisten dan ada hubungan instan negatif antara volatilitas dan durasi kon- temporer. Implikasi dari kausalitas instan antara volatilitas dan durasi kontemporer juga diteliti. Studi Monte Carlo memperlihatkan bahwa penaksir CGGM mendo- minasi performa statistik dibandingkan penaksir GMM dengan jumlah momen yang terbatas, dan pelibatan endogenitas dari durasi antar transaksi akan memperbaiki akurasi statistik dari ukuran variansi imbal hasil..14/06/2017