Disertasi
Does size really matter? the effect of urban form on social capital formation in urban areas in Indonesia
Pengarang:
Muzayanah, Irfani Fithria Ummul - ; Prof. Suahasil Nazara, Ph.D (Pembimbing/Promotor) - ; Dr. Hera Susanti (Penguji) - ; Dr. Alin Halimatussadiah (Penguji) - ; Dr. Djoni Hartono (CoPromotor) - ; Benedictus Raksaka Mahi, Ph.D (CoPromotor) - ; Prof. M. Ikhsan, Ph.D (Penguji) - ; M. Halley Yudhistira, Ph.D (Penguji) - ; Ibnu Syabri, Ph.D (Penguji) -
Deskripsi
Pembangunan kota yang memiliki kepadatan tinggi dikalim sebagai bentuk perkotaan yang sesuai untuk membangun modal sosial. akan tetapi, hubungan antar keduanya belum banyak diinvestigasi secara empiris, sehingga terjadi berbagai hasil yang berlawanan di literatur. Studi ini bertujuan untuk menganalisa peranan bentuk fisik perkotaan terhadap pembentukan modal sosial dengan menggunakan kasus kota metropolitan di Indonesia. Riset ini juga merupakan studi yang pertama kali menganalisa hubungan bentuk perkotaan dengan modal sosial di Indonesia dengan menggunakan Regresi Logistik Multilevel. Hasil empiris menunjukkan bahwa individu yang tinggal di wilayah padat memiliki kemungkinan untuk lebih tidak mengenal tetangganya, lebih tidak mempercayai orang lain dan kurang aktif dalam kegiatan masyarakat. Sedangkan, konektivitas jalan memiliki hubungan yang positif dengan tingkat bridging trust akan tetapi justru memiliki jaringan sosial (social network) yang lebih rendah. Selain itu, keberadaan berbagai fasilitas publik ternyata sama sekali tidak berhubungan dengan pembentukan modal sosial. Dengan data agregat, studi ini belum bisa memberikan rekomendasi kebijakan yang spesifik. Akan tetapi, para pembuat kebijakan perlu memikirkan peranan bentuk perkotaan terhadap pembentukan modal sosial..08/08/2020