Logo

Pusat Sumber Belajar FEB UI

  • FAQ
  • Berita
  • Rooms
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
  • Search
  • Google
  • Advanced Search
*sometimes there will be ads at the top, just scroll down to the results of this web
No image available for this title

Text

Ibrahim Hasyim 40 tahun bergelut energi BBM : Kapan selesai ?

Ibrahim, Hasyim - ;

Masih ingatkah anda dengan pengadaan dua kapal tanker raksasa tipe Very Large Crude Carrier (VLCC) yang pernah dimiliki Pertamina? Kapal-kapal tersebut direncanakan untuk mengangkut minyak mentah dari Timur Tengah ke kilang Cilacap. Pengadaan tanker dimaksud merupakan hal yang pertama kali dilakukan dan merupakan tanker terbesar yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Dimiliki sekejap, akhirnya VLCC itu dijual kembali oleh pemerintah cq Meneg BUMN Laksamana Sukardi di era Presiden Megawati Sukarno Putri. Hal mana melahirkan protes sana-sini di dalam negeri. Parlemen Indonesia hingga membuat Pansus Hak Angket Kasus Kapal VLCC. Dan kasus penjualan VLCC itu nampaknya hingga kini masih diliputi misteri Tahukah anda, tokoh di balik pengadaan VLCC dengan bobot mati 260.000 DWT (Dead Weight Ton) tersebut tiada lain adalah Ibrahim Hasyim. Berkecimpung di dunia energi selama empat dekade, Ibrahim yang lahir di Aceh 15 Maret 1950 memusatkan perhatiannya agar keberadaan sumber daya alam (SDA) berupa minyak dan gas bumi itu dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Tentang VLCC yang disinggung di atas, dalam bukunya bertitel DR Ibrahim Hasyim Tahun Bergelut Energi: BBM Kapan Selesai? (Penerbit Bintang Satu Publishing, Jakarta: Cetakan I, Mei 2009), ia menggoreskan catatan khusus mengenai vitalnya keberadaan VLCC tersebut. Ia mengajukan dalil bahwa VLCC akan menjadi armada tulang punggung bagi Pertamina, untuk mengamankan pasokan BBM dalam negeri. Di samping itu, kehadiran VLCC juga bisa dihunakan untuk menghindari kartel tanker. Benar adanya, dalil di atas bisa kita tambahkan bahwa keberadaan unit tanker tipe VLCC dalam jajaran Perkapalan Pertamina akan meningkatkan kompetensi dan daya saing dalam percaturan kompetisi global. Hal ini sekaligus menjadi wahana pembuktian visi Pertamina untuk unggul, maju dan terpandang. Namun sayang seribu sayang, baru beberapa saat dimiliki akhirnya super tanker tersebut dijual kembali. Lupakan dulu tentang VLCC di atas, kini marilah kita menguak sedikit sosok Ibrahim Hasyim dan pemikiran-pemikirannya...


Ketersediaan

Call NumberLocationAvailable
665. 5 Ibr iPSB lt.dasar - Pascasarjana1
PenerbitJakarta: Bintang Satu Publishing 2009
Edisi-
Subjek-
ISBN/ISSN-
Klasifikasi-
Deskripsi Fisik-
Info Detail Spesifik-
Other Version/RelatedTidak tersedia versi lain
Lampiran BerkasTidak Ada Data

Pencarian Spesifik
Where do you want to share?