Skripsi
Pengaruh Pelatihan terhadap Transisi Bekerja Laki-laki dan Perempuan di Indonesia
The Association of Training on Working Transition of Men and Women in Indonesia
Pengarang:
Muhammad Daffa Harafandi - ; Diahhadi Setyonaluri (Pembimbing/Promotor) - ; Prani Sastiono (Penguji) - ; Elda Luciana Pardede (Penguji) -
Deskripsi
Norma gender tradisional dapat menghambat kesempatan perempuan untuk kembali bekerja dibandingkan laki-laki sehingga perempuan perlu meningkatkan kemampuan untuk bersaing dalam pasar kerja dengan mengikuti pelatihan kerja. Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan kerja terhadap peluang transisi kerja bagi perempuan dan laki-laki. Dengan menggunakan data Sakernas Agustus 2021, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan berasosiasi positif terhadap keputusan kembali bekerja laki-laki dan perempuan. Namun, karakteristik individu seperti status menikah dan keberadaan anak balita berpengaruh negatif terhadap partisipasi kerja perempuan. Selain itu, tinggal di perkotaan atau di Pulau Jawa memberikan kecenderungan lebih tinggi untuk bekerja di sektor formal.