Tesis
Dampak BPJS Kesehatan terhadap Pengeluaran Biaya Kesehatan Rumah Tangga (Out of Pocket)
Impact of BPJS Kesehatan on Out-of-Pocket Health Expenditure
Pengarang:
Ira Yusnita Wijaya - ; Dwini Handayani (Pembimbing/Promotor) - ; Widyono Soetjipto (Penguji) - ; Ninasapti Triaswati (Penguji) -
Deskripsi
Keberadaan BPJS Kesehatan sejak tahun 2015, diharapkan tidak hanya memperluas akses pelayanan kesehatan yang adil dan berkualitas bagi setiap warga, namun memberikan perlindungan risiko finansial. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dampak penerapan BPJS Kesehatan dalam perannya sebagai national health insurance (NHI), terhadap pengeluaran out of pocket rumah tangga. Dengan menggunakan data Survei Sosio Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2013-2014 dan tahun 2019-2020, penelitian dilakukan dengan menggunakan model regresi difference in differences (DID) yang diterapkan pada data repeated cross section. Model regresi ini diperkuat dengan propensity scored matching (PSM) untuk memberikan keseimbangan kovariat pada data yang digunakan. Kondisi kesehatan yang direpresentasikan dengan sakit, pilihan pengobatan (sendiri, rawat jalan maupun rawat inap) merupakan komponen penting dalam menentukan pengeluaran out of pocket. Dari hasil regresi menggunakan PSM-DID didapatkan penerapan BPJS Kesehatan berpengaruh terhadap kenaikan pengeluaran out of pocket sebesar 26,0%. Penyebab utama kenaikan out of pocket adalah meningkatnya kesadaran kesehatan masyarakat yang ditandai dengan semakin tinggi jumlah kunjungan ke fasilitas kesehatan. Namun di sisi lain kenaikan pengeluaran out of pocket mengindikasikan belum optimalnya penggunaan BPJS Kesehatan. Untuk mencapai kondisi BPJS Kesehatan mampu memberikan perlindungan finansial, diharapkan ada perbaikan kebijakan sistem dan mekanisme dari fasilitas kesehatan agar BPJS Kesehatan dapat dioptimalkan fungsinya.