Skripsi
Volatility Spillover antara Indonesia dengan Jepang, China, Singapura, Korea Selatan, dan Amerika Serikat Periode 2003 – 2023: Perbandingan antara Periode Non-Krisis dengan Krisis Keuangan Global 2008 dan Pandemi COVID-19
Volatility Spillover between Indonesia and Japan, China, Singapore, South Korea, and The United States Period 2003 – 2023: Comparison between the Non-Crisis Period and The 2008 Global Financial Crisis and The COVID-19 Pandemic
Pengarang:
Deborah Christine Immanuel - ; Nur Dhani Hendranastiti (Penguji) - ; Rahmat Aryo Baskoro (Penguji) - ; Mutiara Baby Admeinasthi (Pembimbing/Promotor) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis volatility spillover antara Indonesia dengan Jepang, China, Singapura, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Secara spesifik, penelitian ini ingin membandingkan volatility spillover pada 5 pasang indeks saham negara antara periode non-krisis dengan periode Krisis Keuangan Global 2008 dan Pandemi COVID-19. Maka dari itu, periode penelitian ini mencakup tahun 2003 – 2023 dan dibagi menjadi 5 fase: full period (Januari 2003 – Maret 2023), fase 1 (Pra Krisis Keuangan Global 2008), fase 2 (Krisis Keuangan Global 2008), fase 3 (Pasca Krisis Keuangan Global 2008 dan Pra Pandemi COVID-19), dan fase 4 (Pandemi COVID-19). Digunakan metode GARCH-BEKK untuk mendapatkan hasil volatility spillover. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan dan tingkat spillover antara JCI dengan kelima indeks saham lainnya berbeda-beda. Meski begitu, terdapat pola yang sama dimana tingkat volatility spillover (dilihat dari koefisien GARCH-BEKK) mencapai titik tertinggi pada periode krisis (Krisis Keuangan Global 2008 atau Pandemi COVID-19).