Skripsi
The Consequences of Food Inflation During 2000-2007 on Children’s Nutritional Status Outcome Using Anthropometrics Measure in Indonesia
Konsekuensi Inflasi Makanan Tahun 2000-2007 terhadap Hasil Status Gizi Anak dengan Pengukuran Antropometri di Indonesia
Pengarang:
Widyadhari Deianeira Sungkono - ; I Dewa Gede Karma Wisana (Pembimbing/Promotor) - ; Elda Luciana Pardede (Penguji) - ; Beta Yulianita Gitaharie Laksono (Penguji) -
Deskripsi
Malnutrisi adalah salah satu penyebab utama kematian anak-anak di seluruh dunia. Salah satu penyebab gizi buruk yang sering diabaikan adalah kenaikan harga makanan yang dikenal dengan inflasi makanan. Penelitian ini menggunakan Indonesian Family Life Survey (IFLS) gelombang 3 dan 4, dengan mengeksplorasi dampak inflasi makanan terhadap gizi anak dalam pengukuran antropometri z-scores yaitu stunting, wasting, dan underweight pada anak usia 0-35 bulan. Dengan menggunakan regresi OLS, hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan inflasi makanan sebesar 1% menurunkan z-scores height-for-age yang meningkatkan risiko stunting. Di sisi lain, z-scores weight-for-height dan weight-for-age yang menentukan wasting dan underweight ditemukan tidak sensitif terhadap inflasi makanan.