Pengaruh Kebijakan PNBP terhadap Kinerja Keuangan Penyelenggara Jaringan Bergerak Seluler
Effect of PNBP Policy on The financial Performance of Cellular Mobile Network Operator
Pengarang:
Ronny - ; Sartika Djamaluddin (Pembimbing/Promotor) - ; Widyono Soetjipto (Penguji) - ; I Dewa Gede Karma Wisana (Penguji) -
Deskripsi
Transformasi digital merupakan salah satu program yang dicanangkan Pemerintah dimana dalam praktiknya membutuhkan dukungan penyelenggara jaringan bergerak seluler yang sehat melalui indikasi kinerja keuangan, agar pembangunan sarana dan prasarana telekomunikasi pada seluruh wilayah dapat terpenuhi. Penyelenggara jaringan bergerak seluler (operator) membutuhkan modal yang cukup besar dan tidak terhindarkan untuk dapat menyediakan infrastruktur telekomunikasi termasuk pembayaran Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) kepada negara setiap tahun yang besarnya terus meningkat atas alokasi frekuensi dan kegiatan penyelenggaraan telekomunikasi yang dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengukur estimasi pengaruh kebijakan PNBP terhadap kinerja keuangan penyelenggara jaringan bergerak seluler di Indonesia dengan memasukan beberapa variable kontrol lainnya seperti biaya investasi (CAPEX), Jumlah Pelanggan, Liabilitis, jumlah BTS, dan Jumlah Penyelenggara jaringan bergerak seluler. Penelitian ini menggunakan regresi data panel menggunakan pendekatan fixed effect model dari empat penyelenggara jaringan bergerak seluler pada periode 2010 sampai 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PNBP yang bersumber dari kewajiban pembayaran Biaya Hak Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio berdampak signifikan dan negative terhadap kinerja keuangan, dimana hasil penelitian juga selaras dengan hasil penelitian yang dilakukan Katz dan Jung (2023)