Skripsi
Do changes in the minimum wage affect workers? happiness and health? Evidence from the 2007 and 2014 Indonesian Family Life Survey
Apakah perubahan upah minimum dapat memengaruhi kebahagiaan dan kesehatan pekerja? Studi Survei Aspek Kehidupan Rumah Tangga Indonesia 2007 dan 2014
Pengarang:
Emirio Syauqi Pratama - ; Paksi C.K. Walandouw (Pembimbing/Promotor) - ; Dwini Handayani (Penguji) - ; Domdom Lydia Napitupulu (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis dampak upah minimum di Indonesia terhadap kebahagiaan dan kesehatan pekerja. Dengan Survei Aspek Kehidupan Rumah Tangga Indonesia dan regresi random-effects ordered probit, upah minimum memiliki hubungan signifikan negatif dengan kebahagiaan, dan positif dengan kesehatan. Untuk kebahagiaan, alasan yang paling memungkinkan adalah kolektivisme Indonesia. Upah minimum yang lebih tinggi - standar kehidupan yang turut meningkat - dapat meningkatkan obligasi sosial seseorang. Selain itu, signifikansi upah minimum yang lagged 1 tahun menunjukkan dampak tertundanya upah minimum terhadap kesejahteraan pekerja. Pendapatan terhadap upah minimum menunjukkan pentingnya posisi pendapatan seseorang dibandingkan pendapatan yang layak. Analisis pascaestimasi juga telah dilakukan untuk memberikan wawasan tambahan.