Produktivitas Pekerja, Perdagangan Bilateral, dan Kualitas Institusi: Pendekatan Gravitasi
Labor Productivity, Bilateral Trade, and Institutional Quality: Gravity Approach
Pengarang:
Shafa Kalila Aryanti - ; Fithra Faisal Hastiadi (Pembimbing/Promotor) - ; Dewi Ratna Sjari M. (Penguji) - ; Ashintya Damayati (Penguji) -
Deskripsi
Eratnya hubungan ketergantungan antar negara dapat terjadi melalui berbagai aspek, salah satunya melalui rasio keterbukaan perdagangan negara tersebut dengan dunia. Keberadaan dari keterbukaan perdagangan ini memang memberikan manfaat bagi negara-negara yang tergabung ke dalam komunitas dan perjanjian dagang dan ekonomi, termasuk ASEAN+6. Komunitas ekonomi ASEAN+6 dibangun atas dasar promosi dagang dan investasi, dengan harapan Australia, China, India, Jepang, Korea Selatan, dan Selandia Baru mampu memberikan peran dagang yang lebih besar kepada negara anggota ASEAN. Hasil akhir yang diharapkan terjadi dari hubungan ASEAN+6 ini adalah kokohnya perekonomian negara anggota yang dapat dilihat dari aspek-aspek tertentu. Penelitian ini berusaha melihat dampak dari keterbukaan perdagangan yang terjadi di ASEAN+6 terhadap produktivitas pekerja dengan juga menitikberatkan pada variabel yang ada dalam komponen kualitas institusi. Penelitian ini menggunakan data pada 15 negara yang tergabung ke dalam ASEAN+6 pada rentang waktu 2006 - 2020 dengan melakukan perbandingan antara metode fixed effect dan 2 stage least squares (2SLS).