Breaking the Silence: Examining Sexual Assault Crime, Sociodemographic Characteristics, and Victimization Reporting Before and During the Covid-19 Pandemic
Memecah Bisu: Menyelidiki Kejahatan Pelecehan Seksual, Karakteristik Sosiodemografi, dan Pelaporan Korban Sebelum dan Selama Pandemi Covid-19
Pengarang:
Neva Quotrunnisa Agus - ; Riatu Mariatul Qibthiyyah (Penguji) - ; Elda Luciana Pardede (Penguji) - ; Putu Geniki Lavinia Natih (Pembimbing/Promotor) -
Deskripsi
Penelitian ini mengeksplorasi korelasi antara faktor sosiodemografi, kekerasan seksual, dan pelaporan viktimisasi selama pandemi Covid-19. Model regresi logistik pada data Susenas 2018 dan 2021 menunjukkan korban kejahatan perempuan memiliki peluang lebih tinggi mengalami kekerasan seksual, dengan penurunan selama pandemi yang lebih kecil dibanding laki-laki. Individu berumur 17 tahun ke bawah juga lebih berpeluang mengalami dan melaporkan kekerasan seksual, demikian juga individu yang bekerja. Implikasi kebijakan meliputi peningkatan lingkungan kerja, edukasi seks sejak dini, dan penegakan hukum kekerasan seksual untuk membangun kepercayaan masyarakat. Penelitian ini memberikan wawasan berbasis data empiris sebagai strategi dalam mengatasi kekerasan seksual dan menciptakan masyarakat yang aman.