Analisis Peran Bitcoin, Emas, dan Minyak Sebagai Aset Safe-haven Terhadap Negara ASEAN-5 Sebelum dan Saat Perang Ukraina-Russia
The Role of Bitcoin, Gold and Oil as safe haven for ASEAN-5
Countries Before and During the Ukraine-Russia War
Pengarang:
Arina Rolan Tiur - ; Dony Abdul Chalid (Penguji) - ; Nur Dhani Hendranastiti (Penguji) - ; Permata Ulandari (Pembimbing/Promotor) -
Deskripsi
Penelitian in mengkaji hubungan antara bitcoin, emas, minyak, dan imbal hasil pasar saham di ASEAN-5 pada kondisi sebelum dan saat terjadinya Perang Ukraina-Rusia. Kejadian ini mempengaruhi investor untuk lebih memilih instrumen yang dikategorikan sebagai aset safe-haven. Sebelumnya beberapa penelitian menyatakan bahwa bitcoin dan emas dapat menjadi aset yang bersifat safe-haven, kemudian penelitian ini menambahkan minyak dikarenakan Kawasan Asia Tenggara merupakan kawasan yang ketergantungan terhadap komoditas minyak bumi. Penelitian ini menggunakan DCC GARCH pada sampel data harian mulai Januari 2021 hingga Oktober 2023, untuk menganalisis peran bitcoin, emas, dan minyak berpotensi sebagai aset safe-haven saat terjadinya ketidakpastian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bitcoin di Filipina berpotensi sebagai aset safe-haven dan emas di ASEAN-5 kecuali Indonesia berpotensi sebagai aset safe-haven. Selama kondisi perang hanya emas yang berpotensi sebagai safe- haven untuk Filipina. Sedangkan minyak tidak terbukti berpotensi sebagai aset safe- haven sebelum dan selama Perang.