Skripsi
Akses Internet dan Pemeriksaan Antenatal pada Wanita Usia Subur di Indonesia
Internet Access and Antenatal Care Utilization among Reproductive Age Women in Indonesia
Pengarang:
Rini Nurhafizah - ; Omas Bulan Samosir (Pembimbing/Promotor) - ; Dwini Handayani (Penguji) - ; Sartika Djamaluddin (Penguji) -
Deskripsi
Rasio Kematian Maternal di Indonesia masih cukup tinggi dengan sebagian besar penyebabnya berasal dari komplikasi kehamilan yang dapat dicegah melalui pemeriksaan antenatal care (ANC) secara dini dan teratur. Studi ini bertujuan untuk mempelajari asosiasi akses internet sebagai media informasi terhadap pemeriksaan antenatal. Unit analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah wanita usia subur (WUS) berumur 15-49 tahun dengan kelahiran hidup dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Data bersumber dari SDKI (2017) dan Profil Kesehatan Indonesia (2017) serta dianalisis dengan metode regresi logistik biner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akses internet secara signifikan berpengaruh positif terhadap kunjungan ANC. Ibu yang mengakses internet lebih cenderung untuk melakukan kunjungan ANC sesuai kriteria K6 dibandingkan dengan yang tidak mengakses internet. Variabel bebas lain yang signifikan mempengaruhi kunjungan ANC adalah umur, paritas, wilayah tempat tinggal, tingkat pendidikan, kepemilikan telepon genggam, indeks kekayaan, kepemilikan rekening bank, dan puskesmas.