Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kesediaan Masyarakat Berpenghasilan Rendah untuk Memilih Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bersubsidi Syariah di Indonesia
Pengarang:
Haris Izzuddin Abdurrahman - ; Permata Wulandari (Pembimbing/Promotor) - ; Lenny Suardi (Penguji) - ; Karina Wulandari (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apa saja faktor religiusitas (perceived religiosity on property, perceived Islamic debt principle, perceived maqasid on homeownership, shariah-compliant products) dan faktor finansial (mortgage repayment policy, well-versed bankers, perceived financial benefit, perceived risk) yang mempengaruhi kesediaan masyarakat berpenghasilan rendah untuk memilih Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bersubsidi Syariah di Indonesia. Data penelitian yang diperoleh sejumlah 235 responden dan dianalisis menggunakan metode PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived religiosity on property, shariah-compliant products, mortgage repayment policy, dan perceived financial benefit mempengaruhi kesediaan untuk memilih KPR Bersubsidi Syariah secara signifikan. Implikasi manajerial yang bisa diterapkan dalam rangka meningkatkan kesediaan MBR untuk memilih KPR Bersubsidi Syariah yaitu dengan mempromosikan lebih masif dengan unsur religiusitas masyarakat. Begitu pula dengan pihak perbankan syariah selaku bank pelaksana KPR Bersubsidi Syariah bisa mempertimbangkan keuntungan finansial nasabah dengan menerapkan kebijakan pembayaran yang mempermudah nasabah yang memiliki kesulitan finansial seperti rescheduling dan payment holiday policy agar minat masyarakat dalam memilih KPR Bersubsidi Syariah meningkat. Dengan begitu, permasalahan kepemilikan rumah pada MBR bisa menemukan solusinya.