Analisis Pengaruh Risiko Likuiditas dan Kredit Perbankan terhadap Volatilitas Harga Saham: Studi Kasus Perbankan Syariah dan Konvensional di Indonesia
Analysis of the Impact of Banking Liquidity and Credit Risk on Stock Price Volatility: A Case Study of Islamic and Conventional Banks in Indonesia.
Pengarang:
Hasnah Chairunnisa - ; Risna Triandhari (Pembimbing/Promotor) - ; Tika Arundina Aswin (Penguji) - ; Nur Dhani Hendranastiti (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara profitabilitas, risiko likuiditas, dan risiko kredit perbankan terhadap volatilitas harga saham. Data time-series penelitian ini merupakan triwulanan selama sepuluh tahun (2014-2023), sementara data cross-section yang digunakan terdiri dari 4 emiten bank syariah yang tercatat di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), dan 33 emiten bank konvensional yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Metodologi yang digunakan adalah unbalanced panel data. Dari kedua pemodelan baik perbankan syariah maupun konvensional, profitabilitas signifikan berpengaruh positif, risiko likuiditas signifikan positif, dan risiko kredit signifikan berpengaruh positif terhadap volatilitas harga saham. Menurut Tan & Floros (2012), profitabilitas yang lebih tinggi dapat menyebabkan perubahan dalam struktur modal bank, seperti peningkatan dividen atau pembelian kembali saham, yang mempengaruhi persepsi investor dan meningkatkan volatilitas. Sementara Hanh & Dut (2022) menjelaskan bahwa bank dengan likuiditas tinggi dapat memberikan lebih banyak pinjaman, mendorong pertumbuhan ekonomi dan aktivitas bisnis. Terakhir, Steiger (2010) menyatakan bahwa peningkatan risiko kredit mendorong investor untuk menyesuaikan portofolio secara defensif, seperti menjual saham atau mengalihkan dana ke aset yang lebih aman.