Pengaruh Internet pada Upah: Perbandingan Generasi Y dan Generasi Z di Indonesia
Pengarang:
Hamdan Bintara - ; Dwini Handayani (Penguji) - ; Paksi C.K. Walandouw (Penguji) - ; Muhammad Hanri (Pembimbing/Promotor) -
Deskripsi
Kehadiran internet telah memberikan dampak yang mendalam pada berbagai aspek masyarakat, terutama pada generasi muda seperti Generasi Y (Millenial) dan Generasi Z. Generasi ini, yang tumbuh di era digital, menunjukkan perilaku dan sikap yang khas yang dipengaruhi oleh penggunaan internet yang luas. Propensity score matching (PSM) digunakan untuk menganalisis pengaruh variabel otonomi tingkat upah terhadap Lokasi desa/ kota, jenis kelamin, status perkawinan, jabatan, pendidikan, status pekerjaan utama, dan pengalaman di Indonesia pada sub sampel generasi Y dan Z. Penggunaan dan pemilihan metode PSM dalam penelitian ini juga bertujuan untuk mengurangi bias seleksi yang disebabkan karena variabel otonomi internet yang bersifat tidak acak. Pengaruh internet dalam bekerja pada generasi Y dan Z diketahui mempunya hasil yang siginifikan di mana pengaruh penggunaan internet dalam bekerja pada upah di generasi Y dan Generasi Z lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak menggunakan internet dalam pekerjaannya di mana generasi Y lebih tinggi 6 persen dibandingkan generasi Z. Jika melihat kelompok jabatan pengaruh internet white-collar generasi Y lebih tinggi dibandingkan generasi Z sedangkan pada jabatan Grey-collar pengaruh penggunaan internet lebih tinggi pada pada generasi Z. Selanjutnya berdasarkan wilayah, daerah Non-Jawa diketahui signifikan dan pengaruh internet pada upah lebih tinggi pada generasi Y.