Pengaruh Larangan Ekspor Terhadap Perilaku Penghindaran : Studi Kasus Larangan Ekspor Bijih Mineral Indonesia
Pengarang:
Hasyim Azhari - ; Vid Adrison (Pembimbing/Promotor) - ; Diah Widyawati (Penguji) - ; Rizki Nauli Siregar (Penguji) -
Deskripsi
Keputusan pemerintah Indonesia untuk menerapkan larangan ekspor bijih pada tahun 2014 dan 2020 telah memicu minat dan debat yang signifikan di kalangan pembuat kebijakan, ekonom, dan pemangku kepentingan industri. Kebijakan ini menandai perubahan signifikan dalam pendekatan Indonesia terhadap pengelolaan sumber daya mineral, dengan tujuan untuk meningkatkan nilai tambah domestik, mendorong pengembangan industri, dan melestarikan sumber daya alam. Namun, larangan tersebut telah menyebabkan konsekuensi yang tidak diinginkan seperti munculnya kegiatan ekspor ilegal. Penelitian ini menggunakan data Comtrade bulanan periode 2012-2022 dan bertujuan untuk menyelidiki bagaimana pengaruh kebijakan larangan ekspor terhadap perilaku penghindaran. Dengan menggunakan time-commodity-country fixed effect dan Anderson Hsiao Estimator, kami menemukan bahwa larangan ekspor mendorong perilaku penghindaran terutama di lingkungan dengan tingkat korupsi yang tinggi, terlihat dari ketidaksesuaian perdagangan yang lebih besar. Hasil estimasi kami menunjukkan setidaknya terdapat 14,75% kuantitas ekspor yang hilang akibat upaya penghindaran ini