Artikel Jurnal
Menelaah Efektivitas Bekerja dari Rumah: Pengalaman Indonesia Mendadak Virtual Work Semasa Covid-19
Deskripsi
Dibandingkan dengan bekerja dari kantor, maka efektivitas bekerja dari rumah (work from home, WFH) masih menjadi pertanyaan bagi banyak organisasi bisnis maupun non-bisnis. Apakah benar bekerja dari rumah itu akan lebih efektif daripada bekerja dari kantor? Artikel ini bertujuan untuk mengulas dan membahas lebih jauh mengenai efektivitas WFH dan juga menguji secara statistik apakah faktor-faktor personal, group, dan organisasi cukup berpengaruh terhadap efektivitas tersebut. Apakah motivasi kerja, kepemimpinan digital, dan sistem pengelolaan kinerja berpengaruh positif dan cukup signifikan terhadap efektivitas WFH? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, artikel ini disandarkan pada riset kuatitatif empiris yang melibatkan 855 pekerja kantoran di 32 provinsi di Indonesia. Para responden ini berkarya di lembaga pemerintahan, BUMN, perusahaan swasta, dan perusahaan asing. Sebagian besar responden melakukan WFH untuk pertama kali karena terjadinya pandemi Covid-19. Hasil analisis data menjelaskan bahwa efektivitas WFH itu dipengaruhi secara langsung oleh motivasi kerja dari para pekerja dan kepemimpinan digital dari dari para atasan mereka. Sementara sistem pengelolaan kinerja berpengaruh tidak langsung terhadap efektivitas WFH. Dengan meningkatkan motivasi kerja dan kemampuan para atasan mendayagunakan teknologi digital dalam memimpin timnya, maka akan berdampak nyata terhadap efektivitas para pekerja kantoran ketika mereka bekerja dari rumah.