Understanding The Relationship of Growing Electric Vehicle Market, Nickel Mining, and National Economy: Case Study of The Emerging Economy of Indonesia
Pengarang:
Natasha Syifa Adrian - ; Titissari (Pembimbing/Promotor) - ; Widyanti Soetjipto (Penguji) - ; Farma Mangunsong (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini mempelajari hubungan antara pertumbuhan pasar kendaraan listrik (EV), pertambangan nikel, dan perekonomian nasional Indonesia. Transisi global menuju transportasi berkelanjutan dan meningkatnya permintaan kendaraan listrik telah menempatkan Indonesia, sebagai produsen nikel terbesar di dunia, di garis depan perubahan ini. Nikel memainkan peran penting dalam produksi baterai lithium-ion, menjadikannya sumber daya yang krusial dalam rantai pasok kendaraan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana produksi nikel dan penjualan kendaraan listrik memengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan fokus pada tingkat ketenagakerjaan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menerapkan uji korelasi untuk mengeksplorasi hubungan antara variabel-variabel utama, termasuk volume produksi nikel, pertumbuhan penjualan kendaraan listrik, PDB per kapita, tingkat ketenagakerjaan, dan IPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi nikel memiliki korelasi positif dengan PDB per kapita, sementara pasar kendaraan listrik menunjukkan potensi kontribusi ekonomi. Namun, inefisiensi struktural dalam pasar tenaga kerja Indonesia dan keterlambatan dalam investasi pembangunan manusia memengaruhi hasil ekonomi. Studi ini menyimpulkan bahwa posisi strategis Indonesia dalam pasar kendaraan listrik global memberikan peluang signifikan untuk pembangunan ekonomi berkelanjutan. Rekomendasi yang diberikan mencakup reformasi kebijakan untuk meningkatkan nilai tambah sektor nikel, mempercepat pertumbuhan pasar kendaraan listrik, dan mengatasi tantangan produktivitas tenaga kerja.