Studi Kasus FEB UI
Bimbel Lavender : Bimbel Pertama Yang Melantai di Bursa Efek Indonesia
Deskripsi
Selepas memimpin rapat bersama tim inti di ruangan rapat, Galih Pandekar dan Tini Ismiyani memulai bisnis bimbingan belajar (bimbel berbincang santai mengenai kilas
balik perusahaan yang mereka dirikan bersama. ” Terinspirasi oleh filosofi bunga lavender sebagai bunga kehidupan dengan misi untuk menyemaikan kemanfaatan kepada generasi muda untuk mempersiapkan masa depan mereka menuju Perguruan Tinggi Negeri impian. Keindahan bunga lavender menjadi spirit keberlangsungan bisnis bimbingan belajar Lavender untuk tetap terdepan dalam model bisnis yang dijalaninya. Sebagai bimbingan belajar pertama yang sukses menjadi perusahaan terbuka (Go Public) di Indonesia, membuktikan komitmen untuk mewujudkan tercapainya bisnis bimbingan belajar terdepan di kelasnya. Namun demikian tantangan yang dihadapi Bimbel Lavender semakin tinggi pasca Initial Public Offering (IPO), seiring meningkatnya ekspektasi investor di pasar modal akan pertumbuhan dan performa perusahaan. Persaingan yang ketat dalam bisnis bimbel membutuhkan strategi keberlanjutan usaha yang tepat dan terarah. Menjadi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) go public diakui banyak pihak sebagai prestasi luar biasa, namun pada kenyataannya merupakan momentum besar untuk beradaptasi atas perubahan dari semua lini. Go Public bukan menjadi akhir, melainkan permulaan untuk membangun korporasi besar.”
balik perusahaan yang mereka dirikan bersama. ” Terinspirasi oleh filosofi bunga lavender sebagai bunga kehidupan dengan misi untuk menyemaikan kemanfaatan kepada generasi muda untuk mempersiapkan masa depan mereka menuju Perguruan Tinggi Negeri impian. Keindahan bunga lavender menjadi spirit keberlangsungan bisnis bimbingan belajar Lavender untuk tetap terdepan dalam model bisnis yang dijalaninya. Sebagai bimbingan belajar pertama yang sukses menjadi perusahaan terbuka (Go Public) di Indonesia, membuktikan komitmen untuk mewujudkan tercapainya bisnis bimbingan belajar terdepan di kelasnya. Namun demikian tantangan yang dihadapi Bimbel Lavender semakin tinggi pasca Initial Public Offering (IPO), seiring meningkatnya ekspektasi investor di pasar modal akan pertumbuhan dan performa perusahaan. Persaingan yang ketat dalam bisnis bimbel membutuhkan strategi keberlanjutan usaha yang tepat dan terarah. Menjadi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) go public diakui banyak pihak sebagai prestasi luar biasa, namun pada kenyataannya merupakan momentum besar untuk beradaptasi atas perubahan dari semua lini. Go Public bukan menjadi akhir, melainkan permulaan untuk membangun korporasi besar.”