Tesis
Pengaruh Pelatihan Kewirausahaan Terhadap Fasilitas Pengelolaan Sampah Di Indonesia: Studi Kasus Di Kota Semarang
The Impact of Entrepreneurship Training on Waste Management Facilities in Indonesia: A Case Study in Semarang City
Pengarang:
Fikri Aswan - ; Alin Halimatussadiah (Pembimbing/Promotor) - ; Putu Geniki Lavinia Natih (Penguji) - ; Muhammad Hanri (Penguji) -
Deskripsi
Masalah pengelolaan sampah di Indonesia semakin mendesak seiring dengan pertumbuhan timbulan sampah yang signifikan dibanding penangananya, sementara upaya pengurangan sampah masih sangat minim. Bank Sampah, sebagai fasilitas pengelolaan sampah berbasis masyarakat, memiliki peran penting dalam pengurangan sampah melalui kegiatan edukasi dan pengelolaan sampah anorganik dari sumbernya. Namun, tantangan operasional seperti minimnya dana operasional untuk edukasi, penjemputan dan penyimpanan sampah, kapasitas manajerial, dan insentif ekonomi yang rendah membatasi efektivitas kegiatan di Bank Sampah. Untuk menjawab kendala ini,
program pelatihan kewirausahaan telah dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas Bank Sampah Unit di Kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk pengetahui pengaruh pelatihan kewirausahaan terhadap kinerja Bank Sampah melalui output seperti pendapatan kotor, jumlah sampah terkelola dan jumlah nasabah aktif, dengan
menggunakan data panel. Metode estimasi regresi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Fixed Effect Model untuk mengontrol unobserved heterogeneity yang dapat mempengaruhi hasil estimasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kewirausahaan secara signifikan meningkatkan pendapatan bank sampah, jumlah sampah terkelola dan jumlah nasabah aktif. Bank Sampah yang mengikuti pelatihan mendapatkan peningkatan pendapatan sebesar Rp 412,297 per bulan atau sekitar 84,3% dari rata-rata pendapatan per bulan. Selain itu, pelatihan kewirausahaan meningkatkan jumlah sampah terkelola sebesar 71,78 kg per bulan dan penambahan jumlah nasabah sebanyak 16 nasabah aktif per bulan.
program pelatihan kewirausahaan telah dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas Bank Sampah Unit di Kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk pengetahui pengaruh pelatihan kewirausahaan terhadap kinerja Bank Sampah melalui output seperti pendapatan kotor, jumlah sampah terkelola dan jumlah nasabah aktif, dengan
menggunakan data panel. Metode estimasi regresi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Fixed Effect Model untuk mengontrol unobserved heterogeneity yang dapat mempengaruhi hasil estimasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kewirausahaan secara signifikan meningkatkan pendapatan bank sampah, jumlah sampah terkelola dan jumlah nasabah aktif. Bank Sampah yang mengikuti pelatihan mendapatkan peningkatan pendapatan sebesar Rp 412,297 per bulan atau sekitar 84,3% dari rata-rata pendapatan per bulan. Selain itu, pelatihan kewirausahaan meningkatkan jumlah sampah terkelola sebesar 71,78 kg per bulan dan penambahan jumlah nasabah sebanyak 16 nasabah aktif per bulan.