Pengaruh Korean Celebrity Celebrity Endorser Credibility terhadap Purchase Intention dengan Moderasi Fear of Missing Out (FOMO)
The Influence of Korean Celebrity Endorser Credibility on Purchase Intention with Moderation of Fear of Missing Out (FOMO)
Pengarang:
Audina Chairun Nisa - ; Nurdin Sobari (Pembimbing/Promotor) - ; Rifelly Dewi Astuti (Penguji) - ; Arnold Japutra (Penguji) -
Deskripsi
Hallyu atau Korean Wave, termasuk fenomena K-Pop dan K-Drama, telah menjadi bagian dari budaya populer di Indonesia. Tren ini mendorong banyak perusahaan memanfaatkan selebriti Korea sebagai endorser untuk memperkuat citra merek. Kredibilitas endorser dinilai dari daya tarik (attractiveness), kepercayaan (trustworthiness), dan keahlian (expertise), yang mempengaruhi niat pembelian (purchase intention). Faktor FOMO (fear of missing out) juga dianggap memperkuat niat pembelian konsumen. Penelitian ini mengkaji hubungan celebrity endorsement credibility terhadap purchase intention dengan moderasi FOMO. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis SEM PLS, studi ini melibatkan 219 responden di Indonesia, dengan kerangka Elaboration Likelihood Model (ELM) serta Multi Group Analysis (MGA) pada tiga kelompok data: keseluruhan, FOMO tingkat rendah dan FOMO tingkat tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan Trustworthiness, Attractiveness pada celebrity endorser serta FOMO memoderasi hubungan attractiveness terbukti signifikan mempengaruhi purchase intention. Temuan ini memberikan wawasan bagi perusahaan dalam strategi pemasaran dengan celebrity endorsement, khususnya menggunakan selebriti Korea yang sedang tren.