Tesis
Evaluasi Laporan Keberlanjutan Berdasarkan IFRS S1 dan S2 (Studi Kasus PT Bank Mandiri TBK.)
Evaluation of Sustainability Reports Based on IFRS S1 and S2: Case Study of Bank Mandiri TBK.
Pengarang:
Kezia Nabella Kusuma - ; Lindawati Gani (Pembimbing/Promotor) - ; Luluk Widyawati (Penguji) - ; Nureni Wijayati (Penguji) -
Deskripsi
Pada bulan Juni 2023, IFRS (International Financial Reporting Standards Sustainability) S1 dan S2 resmi digunakan sebagai standar pelaporan keberlanjutan yang berlaku secara global. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengungkapan informasi pada Laporan Keberlanjutan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) tahun 2023 berdasarkan pedoman IFRS S1 General Requirements for Disclosure of Sustainability-related Financial Information dan IFRS S2 Climate-Disclosure. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan yang menggunakan pendekatan studi kasus dan analisis konten. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder berupa laporan tahunan, laporan keuangan, laporan keberlanjutan, serta dokumen yang telah dipublikasi BMRI yang berkaitan dengan keberlanjutan selama tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan informasi pada laporan keberlanjutan belum sepenuhnya memenuhi persyaratan yang diatur pada IFRS S1 maupun IFRS S2. Laporan keberlanjutan BMRI belum memenuhi seluruh landasan konseptual yang disyaratkan dalam IFRS S1. Seluruh persyaratan umum yang diatur dalam IFRS S1 juga belum dapat terpenuhi. Dalam menyajikan pengungkapan terkait konten inti pada IFRS S1 maupun IFRS S2, aspek governansi serta manajemen risiko memiliki tingkat pengungkapan yang tinggi, sedangkan untuk aspek strategi dan metrik & target memiliki tingkat pengungkapan yang rendah.