Tesis
Memahami Advertising Element Pada Media Dan Generasi Berbeda Dalam Membangun Brand Equity: Pendekatan Neuromarketing
Understanding Advertising Elements in Different Media and
Generations in Building Brand Equity: A Neuromarketing Approach
Pengarang:
Ganto Novialdi - ; Sri Rahayu Hijrah Hati (Pembimbing/Promotor) - ; Nurdin Sobari (Penguji) - ; Ignatius Heruwasto (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh brand advertising terhadap pembentukan
brand equity yang dimoderasi oleh tipe media kepada responden dari 3 (tiga) generasi;
Generasi X, Generasi Y dan Generasi Z. Dalam Penelitian 1, metode eksperimen yang
menggunakan eye tracker menunjukan bahwa Generasi X merupakan generasi yang
paling adaptif dan mementingkan elemen visual dalam melihat iklan, apapun jenis
medianya. Hal ini terlihat dari durasi fiksasi yang tinggi baik di media cetak, media digital
dan media sosial. Generasi Y tidak memiliki perbedaan durasi fiksasi yang signifikan
pada ketiga jenis media namun terlihat lebih mementingkan elemen textual dibandingkan
generasi lainnya. Sedangkan Generasi Z tidak memiliki preferensi jenis media dan
advertising element apapun dalam melihat iklan berdasarkan durasi fiksasi yang sangat
singkat saat melihat iklan. Penelitian 2 bertujuan untuk memahami advertising element
dari masing-masing media yang dapat mendorong persepsi dan purchase intention
dengan menggunakan kuesioner. Melalui penelitian tersebut, ditemukan bahwa elemen
visual, elemen textual dan elemen interaksi memberikan pengaruh yang berbeda bagi
ketiga generasi dalam membentuk perceived value, brand association, brand awareness
dan purchase intention.
brand equity yang dimoderasi oleh tipe media kepada responden dari 3 (tiga) generasi;
Generasi X, Generasi Y dan Generasi Z. Dalam Penelitian 1, metode eksperimen yang
menggunakan eye tracker menunjukan bahwa Generasi X merupakan generasi yang
paling adaptif dan mementingkan elemen visual dalam melihat iklan, apapun jenis
medianya. Hal ini terlihat dari durasi fiksasi yang tinggi baik di media cetak, media digital
dan media sosial. Generasi Y tidak memiliki perbedaan durasi fiksasi yang signifikan
pada ketiga jenis media namun terlihat lebih mementingkan elemen textual dibandingkan
generasi lainnya. Sedangkan Generasi Z tidak memiliki preferensi jenis media dan
advertising element apapun dalam melihat iklan berdasarkan durasi fiksasi yang sangat
singkat saat melihat iklan. Penelitian 2 bertujuan untuk memahami advertising element
dari masing-masing media yang dapat mendorong persepsi dan purchase intention
dengan menggunakan kuesioner. Melalui penelitian tersebut, ditemukan bahwa elemen
visual, elemen textual dan elemen interaksi memberikan pengaruh yang berbeda bagi
ketiga generasi dalam membentuk perceived value, brand association, brand awareness
dan purchase intention.