How The Level of Personalization of Tiktok Ads Affect User's Urge to Buy Impulsively
Pengarang:
Alia Widyaprasetya - ; Ira Iriyanty (Pembimbing/Promotor) - ; Imam Salehudin (Penguji) - ; Triana Rahajeng Hadiprawoto (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Urge to Buy Impulsively di kalangan pengguna TikTok di Indonesia menggunakan kerangka S-O-R dengan Personalization sebagai stimulus, Value of Advertisements, yaitu Perceived Informativeness, Perceived Credibility, Perceived Creativity, dan Perceived Entertainment sebagai organisme, Utilitarian dan Hedonic Click-through Motivation sebagai organisme, dan Urge to Buy Impulsively sebagai respons. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 516 pengguna TikTok di Indonesia berusia 18-34 tahun yang memiliki akun TikTok dan pernah melihat iklan di TikTok. Penelitian ini menggunakan PLS Structural Equation Modeling (SEM) untuk mengolah data. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Personalization berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perceived Informativeness, Perceived Credibility, Perceived Creativity, dan Perceived Entertainment; (2) Perceived Informativeness dan Perceived Credibility berpengaruh positif dan signifikan terhadap Utilitarian Click-through Motivation; (3) Perceived Creativity dan Perceived Entertainment berpengaruh positif dan signifikan terhadap Hedonic Click-through Motivation; (4) Utilitarian dan Hedonic Click-through Motivation berpengaruh positif terhadap Urge to Buy Impulsively.