Tesis
Intensi Pembelian Mobil Listrik di Indonesia: Penerapan Kombinasi Technology Acceptance Model (TAM) dan Theory of Planned Behavior (TPB)
Intention to Buy an Electric Car in Indonesia: Application Technology Acceptance Model (TAM) and Theory of Planned Behavior (TPB)
Pengarang:
Maman Oman Saepudin - ; Sri Rahayu Hijrah Hati (Pembimbing/Promotor) - ; Karto Adiwijaya (Penguji) - ; Gita Gayatri (Penguji) -
Deskripsi
Isu degradasi lingkungan telah menjadi isu utama beberapa tahun terakhir, sebagai akibat tidak terkendalinya emisi polutan yang berbahaya melalui berbagai macam aktivitas. Sektor transportasi terutama kendaraan bermotor berkontribusi dalam tingginya emisi karbon. Diperlukan solusi alternatif untuk menguranginya dampak negatif terhadap lingkungan yaitu salah satunya beralih pada penggunaan kendaraan listrik. Penelitian ini mengkombinasikan T echnology Acceptance Model (TAM) dan Theory of Planned Behavior (TPB) yang bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai faktor yang mempengaruhi intensi pembelian mobil listrik di Indonesia. Analisis Partial Least Square (PLS) diterapkan untuk menguji hubungan antara konstruksi yang diusulkan menggunakan data yang dikumpulkan dari 410 responden melalui survei online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa attitude, subjective norm, price value, dan infrastructure barrier berpengaruh secara positif dan signifikan pada intensi pembelian mobil listrik. Sementara perceived usefulness, environmental concern, environmental self image, infrastructure barrier, dan personal moral norm tidak berpengaruh signifikan terhadap intensi pembelian mobil listrik dan perceived risk berdampak negatif pada intensi pembelian mobil listrik